- Universitas Hasanuddin menilai rekam jejak kinerja dan program Ketua OSIS, bukan sekadar jabatan administratif.
- Calon mahasiswa daerah 3T tetap berpeluang masuk Unhas dengan strategi persiapan akademik dan refleksi diri (3B).
- Lulusan jalur seleksi nasional (SNBP) tidak diperbolehkan mendaftar kembali melalui jalur mandiri Ketua OSIS Unhas.
Jika seorang siswa sudah dinyatakan lulus pada jalur seleksi nasional (seperti SNBP), kuota tersebut sudah melekat secara sistem.
Siswa tersebut tidak dapat membatalkan kelulusannya hanya untuk mencoba jalur mandiri lain.
Oleh karena itu, bijaklah dalam menentukan urutan prioritas pendaftaran.
4. Bagaimana dengan Kebutuhan Ekonomi?
Bagi Ketua OSIS yang memiliki keterbatasan ekonomi, Unhas juga menyediakan berbagai bantuan.
Meski KIP Kuliah diprioritaskan untuk kelompok masyarakat tertentu sesuai regulasi pemerintah, Unhas menawarkan berbagai variasi skema beasiswa lainnya.
Bagi calon mahasiswa yang menjadi anak yatim atau ayah telah meninggal dunia, administrasi penghasilan dapat dibuktikan melalui surat keterangan penghasilan dari Kelurahan/Kecamatan setempat.
Serta keterangan penghasilan pihak yang menanggung biaya hidup. Misalnya ibu atau wali orang tua.
Tips Tambahan untuk Calon Pendaftar:
Baca Juga: Mau Lolos Unhas 2026? Intip 5 Tips dan Strategi Jitu Memilih Program Studi
-Dokumentasikan Prestasi: Pastikan semua sertifikat lomba atau penghargaan selama menjabat Ketua OSIS tersimpan dengan baik.
-Cari Informasi Akurat: Jangan mudah terpengaruh rumor. Pastikan selalu merujuk pada kanal informasi resmi Unhas atau mengikuti sosialisasi SNPMB yang diadakan kampus.
-Konsultasi dengan Guru BK: Guru di sekolah memegang peranan penting dalam memantau peluang kelulusan melalui jalur kepemimpinan ini.
Jalur Ketua OSIS di Unhas adalah apresiasi bagi mereka yang mampu menyeimbangkan antara akademik dan organisasi.
Kuncinya bukan hanya pada jabatan yang tertera di kertas, melainkan pada kualitas kepemimpinan yang mampu dibuktikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Perempuan Berdaya, BRILink Mekaar Dorong Ekonomi Kerakyatan dari Desa
-
BRI Optimistis Miliki Ruang Cukup untuk Dorong Ekspansi Kredit secara Selektif
-
Jaga Ketahanan Pangan Nasional, DPR RI Siap 'Suntik' Dana untuk Badan Karantina Indonesia
-
Semua Siswa Ubah Kartu Keluarga Daftar SMA Sudah Terdeteksi, Disdik Sulsel: Langsung Ditolak!
-
Waspada! Pengiriman Hewan Kurban Antarpulau Melonjak, Karantina Diperketat