- Pemilihan Rektor Unhas periode 2026-2030 menghasilkan Prof Jamaluddin Jompa terpilih kembali dengan 23 suara MWA.
- Tiga anggota ex-officio MWA Unhas absen namun diwakili pejabat, tanpa memengaruhi legitimasi pemilihan tersebut.
- Para kandidat memaparkan program, di mana Prof Budu fokus pada kemandirian fiskal dan Jompa menyoroti capaian strategis Unhas.
SuaraSulsel.id - Prof Jamaluddin Jompa kembali terpilih memimpin Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk periode 2026- 2030.
Ia terpilih sebagai rektor setelah memenangkan pemilihan di tingkat Majelis Wali Amanat (MWA) yang digelar di Kampus Unhas Jakarta, Jalan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Januari 2026.
Dalam pemungutan suara, Prof JJ unggul telak atas dua pesaingnya, yakni Prof Budu dan Prof Sukardi Weda.
Dari total suara yang masuk, Prof Jamaluddin Jompa meraih 23 suara, sementara Prof Budu memperoleh 1 suara dan Prof Sukardi Weda tidak memperoleh suara.
Pemilihan Rektor Unhas periode 2026-2030 tidak berlangsung secara aklamasi.
MWA Unhas memutuskan untuk melanjutkan proses pemilihan melalui mekanisme voting setelah tidak tercapai kesepakatan bulat di antara anggota.
Keputusan tersebut diambil dalam rapat tertutup MWA Unhas yang digelar setelah seluruh tahapan pemaparan kertas kerja calon rektor selesai dilaksanakan.
Rapat Paripurna Pemilihan Rektor Unhas ini dipimpin langsung oleh Ketua MWA Unhas, Prof Andi Alimuddin Unde, didampingi Sekretaris Eksekutif MWA, Prof Asmuddin Natsir.
Sebelum pemungutan suara dilakukan, ketiga calon rektor diberi kesempatan memaparkan kertas kerja masing-masing di hadapan anggota MWA.
Baca Juga: Gubernur Sulsel dan 2 Menteri Tidak Hadiri Pemilihan Rektor Unhas
Dalam sesi tersebut, setiap kandidat menyampaikan visi, misi, serta program unggulan yang akan menjadi arah kepemimpinan Universitas Hasanuddin selama lima tahun ke depan.
Sebagai petahana, Prof Jamaluddin Jompa menekankan capaian-capaian strategis Unhas selama masa kepemimpinannya.
Ia menyebut terdapat lima keberhasilan utama yang dinilainya menjadi fondasi kuat untuk melanjutkan kepemimpinan di periode berikutnya.
Salah satu capaian yang disoroti adalah peningkatan signifikan peringkat Unhas dalam pemeringkatan internasional.
Saat ini Universitas Hasanuddin berada di peringkat 201 QS Asia Ranking serta masuk dalam kelompok peringkat 951-1000 dunia versi QS University Ranking.
Selain capaian akademik global, Unhas juga mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Usai Dilantik Jadi Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin Langsung Dihadapkan PR Besar
-
Ikan Endemik Terancam Punah, Aturan Pelepasliaran Ikan Asing Diperketat
-
850 Alat Perekam Pajak Disebar di Palu, Sasar Restoran hingga Tempat Hiburan
-
Nyaris Putus Sekolah Karena Ayah Sopir dan Ibu di Malaysia, Senyum Hudiana Merekah di Sekolah Rakyat
-
Darmawangsyah Muin Dilantik Jadi Bupati Gowa Sore Ini