- Pencarian pesawat ATR 42-500 yang jatuh di pegunungan Bulusaraung masih berlangsung.
- Proses pencarian pesawat jatuh tersebut terkendala berat berupa medan dan cuaca ekstrem.
- Gubernur mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, bersabar, dan mendoakan yang terbaik.
SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman mengatakan proses pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang dilaporkan hilang kontak menghadapi kendala berat berupa medan dan cuaca ekstrem di lokasi pencarian.
Meski demikian seluruh kekuatan telah dikerahkan. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta unsur Pemprov Sulsel terus bergerak menyisir area yang diduga menjadi lokasi jatuhnya pesawat di kawasan pegunungan Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep.
"Kami sudah mengerahkan seluruh tim gabungan untuk melakukan pencarian. Koordinasi juga sudah kami lakukan dengan Pangdam, Kapolda, Basarnas, serta tim Pemprov Sulsel melalui BPBD. Ambulans lengkap dengan tenaga kesehatan juga sudah disiagakan," ujar Andi saat dihubungi, Sabtu (17/1/2026).
Ia menjelaskan helikopter pencarian dan tim darat saat ini telah bergerak menuju lokasi indikatif. Namun upaya tersebut belum bisa berjalan maksimal lantaran kondisi medan yang sulit dan cuaca yang tidak bersahabat.
"Heli pencarian dan tim darat sudah menuju ke lokasi indikatif, tapi saat ini memang terhambat oleh medan dan cuaca," kata Andi.
Gubernur mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, bersabar, dan mendoakan yang terbaik. Ia meminta publik tidak berspekulasi meski sudah beredar informasi terkait temuan serpihan pesawat di lapangan.
"Ada informasi dari warga soal penemuan serpihan yang menjadi petunjuk dalam pencarian. Namun kami tetap menunggu informasi resmi dari tim SAR. Mohon semua bersabar," ujarnya.
Sebelumnya, tim SAR gabungan mendeteksi adanya titik api di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Titik api tersebut diduga kuat berkaitan dengan lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT milik Indonesia Air Transport (IAT).
Pesawat tersebut dilaporkan hilang kontak saat menjalani penerbangan rute Yogyakarta-Makassar pada Sabtu (17/1/2026).
Informasi mengenai titik api diperoleh dari hasil pemantauan udara menggunakan helikopter Caracal milik TNI Angkatan Darat.
Temuan ini kemudian diperkuat oleh laporan masyarakat sekitar kawasan pegunungan yang mengaku mendengar suara ledakan serta melihat nyala api dari kejauhan di tengah kawasan hutan lebat.
Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko menyebut indikasi titik api tersebut menjadi petunjuk penting dalam upaya pencarian, meski pihaknya masih melakukan verifikasi lanjutan.
"Dari pemantauan udara terdeteksi adanya api di kawasan hutan. Ini juga sesuai dengan laporan masyarakat yang melihat titik api dan mendengar suara ledakan," kata Bangun.
Namun demikian ia menegaskan bahwa kondisi cuaca menjadi tantangan utama dalam memastikan objek yang terpantau dari udara. Awan tebal yang menyelimuti kawasan pegunungan membuat jarak pandang terbatas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Kepala Rutan Kendari Resmi Dinonaktifkan Imbas Napi Koruptor Nongkrong di Kafe
-
Dugaan Korupsi Bibit Nanas Rp60 Miliar, Kejati Sulsel Periksa 4 Mantan Pimpinan DPRD
-
Waspada! Fenomena Godzilla El Nino Intai Makassar, Damkarmat Siagakan 7 Posko Darurat
-
Ruas Makassar-Takalar dan Gowa Capai 26 Persen, Gubernur Sulsel: Progres Terus Berjalan
-
Hati-hati! 5 Modus Penipuan Haji Ilegal yang Incar Uang Anda