-
Video viral penumpang mobil dinas DPRD Makassar bermain judi online memicu kecaman keras publik karena penyalahgunaan fasilitas negara yang dibiayai pajak untuk aktivitas ilegal yang merusak moral serta ekonomi.
-
Kendaraan operasional tersebut diketahui milik Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Suharmika, namun hingga kini belum ada klarifikasi resmi mengenai identitas penumpang yang terekam sedang asyik bermain judi online tersebut.
-
Kasus ini menyoroti lemahnya keteladanan pejabat publik dalam menggunakan fasilitas negara, di tengah upaya serius pemerintah memberantas judi online yang telah merugikan banyak lapisan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Popularitas dan posisinya yang strategis itulah yang membuat kasus ini cepat menyedot perhatian publik.
Terlebih, di tengah upaya serius pemerintah memberantas judi online yang telah menjangkiti berbagai lapisan masyarakat termasuk kelompok rentan.
Saat dikonfirmasi terkait video viral tersebut, Andi Suharmika belum memberikan penjelasan. Ia hanya menyampaikan pesan singkat.
"Sebentar saya hubungi balik. Sedang rapat," ujarnya melalui pesan singkat, Jumat, 16 Januari 2026.
Hingga berita ini diturunkan belum ada klarifikasi lanjutan dari yang bersangkutan terkait siapa penumpang dalam mobil dinas tersebut dan bagaimana kronologi kejadian sebenarnya.
Sementara itu, reaksi warganet terus mengalir deras di kolom komentar media sosial. Banyak yang menyatakan kekecewaan, bahkan kemarahan karena merasa pajak yang mereka bayarkan justru digunakan untuk aktivitas yang bertentangan dengan hukum dan moral publik.
"Saya ndak ridho pajakku dipakai untuk biaya operasional wakil rakyat yang main judol," tulis salah satu warganet.
"Pantasan judi online susah diberantas. Pemainnya orang-orang elit," komentar akun lainnya.
Ada pula warganet yang menyinggung soal keteladanan pejabat publik. Menurut mereka, wakil rakyat seharusnya menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, bukan justru mempertontonkan perilaku yang bertolak belakang dengan semangat pemberantasan judi online.
Baca Juga: Ada Apa? Paru-paru 60 Ribu Warga Makassar Akan Diperiksa
"Kalau bukan dia, masa mobil dinas bisa dipakai orang main judol? Tetap salah," tulis warganet lainnya.
Publik pun menanti klarifikasi resmi baik dari Andi Suharmika maupun dari Sekretariat DPRD Makassar untuk memastikan duduk perkara yang sebenarnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
-
Ada Apa? Paru-paru 60 Ribu Warga Makassar Akan Diperiksa
-
Wali Kota Makassar Murka Lihat Pegawai Duduk Santai Merokok di Jam Kerja
-
Eks Dosen UIM Ludahi Kasir Resmi Jadi Tersangka, Tapi..
-
Jalan Nasional Baru Diperbaiki Sudah Hancur, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
-
Lebih 350 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir Makassar
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar
-
Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045
-
Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional
-
Usai Dilantik Jadi Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin Langsung Dihadapkan PR Besar
-
Ikan Endemik Terancam Punah, Aturan Pelepasliaran Ikan Asing Diperketat