- DL Entertainment memproduksi film Akal Imitasi yang dibintangi Tika Bravani dan Teuku Rifnu Wikana di Makassar.
- Film ini menyoroti dampak teknologi kecerdasan buatan terhadap ketimpangan sistem pendidikan di masa depan tahun 2029.
- Proses syuting berlangsung selama 21 hari dengan target penayangan film kepada publik pada tahun 2026 mendatang.
SuaraSulsel.id - Rumah produksi DL Entertainment resmi menggarap film terbarunya berjudul Akal Imitasi dengan melibatkan aktor dan aktris nasional, Tika Bravani dan Teuku Rifnu Wikana.
Kehadiran dua nama besar ini menjadi magnet tersendiri dalam produksi film yang mengangkat isu pendidikan dan perkembangan kecerdasan buatan (AI).
Proses syuting film ini saat ini tengah berlangsung di Kota Makassar, setelah sebelumnya diawali dengan kegiatan big reading dan syukuran sebagai penanda dimulainya produksi.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh kru, pemain, serta tim produksi dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Dalam film ini, Tika Bravani memerankan karakter Lilis, seorang guru idealis yang memiliki pandangan kritis terhadap penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan.
Sementara Teuku Rifnu Wikana turut memperkuat jajaran pemain dalam proyek film tersebut.
Sutradara Zhaddam A. Nurdin bersama tim produksi menargetkan proses syuting berlangsung selama kurang lebih 21 hari. Film ini pun diharapkan dapat rampung dan tayang pada tahun 2026.
Eksekutif Produser Liani Kawati menjelaskan bahwa Akal Imitasi mengangkat realita perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang kini semakin mendominasi kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan.
“Teknologi memang memudahkan, tapi di sisi lain kita mulai kehilangan proses berpikir itu sendiri,” ujarnya, Kamis 16 April 2026.
Baca Juga: Basri & Salma: Film Inspiratif Bagi Pasangan Childfree
Film yang ditulis oleh Chairul Rijal Juanda ini tidak serta-merta menolak kehadiran teknologi, melainkan menjadi refleksi atas nilai-nilai yang tidak bisa tergantikan oleh AI, seperti usaha, empati, dan pemahaman yang utuh.
Berlatar tahun 2029, Akal Imitasi mengisahkan sistem pembelajaran otomatis bernama PIKO yang menciptakan ketimpangan di dunia pendidikan.
Tokoh Ika, seorang siswi berprestasi dari keluarga sederhana, harus berjuang di tengah dominasi teknologi yang lebih menguntungkan siswa dari kalangan mampu.
Di tengah keterbatasan, Ika bertemu dengan Rafi, sebuah AI humanoid ilegal yang justru mengajarkannya cara berpikir dan memahami pelajaran secara logis—berbeda dari sistem instan yang selama ini ia gunakan.
Dengan cerita yang relevan dan pendekatan emosional, film ini diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga bahan refleksi di tengah derasnya arus perkembangan teknologi saat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
Kepergok Kuasai 4 Mobil Mewah, Anggota DPRD Bantaeng Dilaporkan ke Polisi
-
Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar
-
25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
-
Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus
-
Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup