- Pemilihan Rektor Unhas 2026-2030 pada 14 Januari 2026 di Kampus Unhas Jakarta dihadiri perwakilan tiga tokoh kunci MWA yang absen.
- Ketidakhadiran anggota ex-officio MWA tidak memengaruhi legitimasi pemilihan karena suara melekat pada institusi, bukan individu.
- Tiga kandidat, Prof Budu, Prof Jamaluddin Jompa, dan Prof Sukardi Weda, memaparkan program fokus pada fiskal, capaian strategis, dan infrastruktur.
SuaraSulsel.id - Pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026-2030 memasuki tahap krusial pada Rabu, 14 Januari 2026.
Namun, di tengah penentuan orang nomor satu di kampus terbesar di Indonesia Timur itu, sejumlah tokoh kunci justru tak hadir secara langsung dalam forum pemilihan tingkat Majelis Wali Amanat (MWA).
Tiga anggota ex-officio MWA Unhas tercatat absen dalam rapat paripurna yang digelar di Kampus Unhas Jakarta, Jalan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
Mereka adalah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek) Prof Brian Yuliarto, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, serta Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unhas Andi Amran Sulaiman.
Meski demikian, ketiganya tetap diwakili oleh pejabat yang ditunjuk.
Mendikti Saintek Prof Brian Yuliarto diwakili oleh Wakil Mendikti Saintek Prof Dr Fauzan, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman diwakili Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel Andi Winarno Eka Putra.
Sementara dari unsur alumni, IKA Unhas diwakili Ketua Harian I Dr Sukriansyah S Latief.
Kepala Bidang Humas Unhas sekaligus panitia Pilrek, Ishaq Rahman menegaskan ketidakhadiran sejumlah anggota ex-officio tidak memengaruhi legitimasi pemilihan.
Pasalnya, suara ex-officio melekat pada institusi, bukan pada individu yang menjabat.
Baca Juga: Begini Dua Skenario Pemilihan Rektor Unhas
"Untuk ex-officio itu bukan suara pribadi, tapi suara institusi. Jadi tetap sah dan diwakilkan," ujar Ishaq Rahman.
Andi Winarno Eka Putra menjelaskan alasan absennya Gubernur Sulsel. Ia menyebut Andi Sudirman Sulaiman telah memiliki agenda yang tidak bisa ditinggalkan, yakni pertemuan dengan Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus.
"Pak Gubernur sudah ada agenda sebelumnya, sehingga diwakilkan," kata Andi Winarno.
Pemilihan rektor Unhas tahun ini mempertemukan tiga kandidat kuat, yakni Prof Jamaluddin Jompa, Prof Budu, dan Prof Sukardi Weda.
Ketiganya berebut dukungan dari 17 anggota MWA yang memiliki hak suara.
Dari total 19 anggota MWA Unhas, dua orang tidak memiliki hak pilih, yakni rektor yang sedang menjabat, Jamaluddin Jompa dan Ketua Senat Akademik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
Terkini
-
3.000 Kg Cabai Rawit di Makassar Dijual ke Sulawesi Utara
-
Nasabah Payroll BRI Merapat! Ini Cara Praktis Dapatkan Pinjaman Multiguna Pre-Approved
-
Tim DVI Identifikasi 11 Warga Asal Makassar Korban Meninggal Kebakaran Paniai
-
Pegawai Pemkab Gowa Curhat Gaji Telat: Buat Beli Susu Saja Susah!
-
Harta Rp16,1 Miliar, Anggota DPR RI Eva Rataba Tercatat Sebagai Penerima Bansos