- Bupati Soppeng menyiapkan tim hukum untuk mendampingi Rusman, korban dugaan penganiayaan oleh Ketua DPRD Soppeng.
- Insiden dugaan penganiayaan dan pengancaman terjadi pada 24 Desember 2025 di Kantor BKPSDM Soppeng.
- Polres Soppeng telah menerima laporan korban dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kasus ini.
Ia menuturkan dirinya sempat dilempari kursi berwarna biru dan ditendang di bagian perut sebanyak dua kali.
Setelah kejadian tersebut, Andi Muhammad Farid disebut langsung meninggalkan ruangan.
Merasa menjadi korban tindak pidana, Rusman akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Soppeng pada Minggu sore, 28 Desember 2025.
Laporan itu, kata dia, dibuat untuk mendapatkan kepastian hukum sekaligus mencegah berkembangnya informasi yang simpang siur di tengah masyarakat.
"Atas kejadian tersebut saya telah melaporkan dugaan pengancaman dan penganiayaan ini kepada Kapolres Soppeng. Saya melapor agar tidak terjadi kesimpangsiuran terhadap berita yang beredar," ungkapnya.
Pihak kepolisian membenarkan adanya laporan tersebut. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra, mengatakan laporan telah diterima dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.
"Iya, sudah ada laporannya dari beberapa hari lalu. Yang bersangkutan melapor terkait dugaan pengancaman dan penganiayaan," kata Dodie.
Namun demikian, Dodie menyebut pihaknya belum dapat membeberkan secara rinci perkembangan kasus tersebut.
Penyidik masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi dan menunggu hasil visum terhadap korban.
Baca Juga: Ketua DPRD Soppeng Diduga Aniaya ASN Gara-gara Pegawai PPPK
"Sementara ini kami lakukan pendalaman dan pemeriksaan saksi-saksi. Visum juga sudah dilakukan dan saat ini masih menunggu hasilnya," ujarnya.
Hal senada disampaikan Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana.
Ia memastikan laporan dugaan penganiayaan tersebut telah diterima dan kini sedang ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku.
"Informasinya sudah masuk dan masih kami dalami. Intinya, kami ingin tetap menciptakan situasi Kabupaten Soppeng yang aman dan tenteram," kata Aditya.
Profil Ketua DPRD Soppeng
Andi Muhammad Farid lahir di Soppeng, Sulawesi Selatan, pada 19 Mei 1998.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Beda Usia 53 Tahun, Pernikahan Haji Buhari Dengan Anak 18 Tahun Disorot Publik
-
Pembangunan Pelabuhan di Kecamatan Tonra Bone Disetujui Pelindo
-
Ribut Main Game Online, Pelajar di Makassar Tewas Ditikam
-
Pemkot Makassar Tertibkan 167 Lapak PKL di Biringkanaya
-
Ekspansi Global BRI Holding UMi Dimulai, Pegadaian Raih Pendanaan Jepang