- Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, mendesak timnya bangkit pasca tiga kekalahan beruntun di Super League.
- Trucha menyoroti kegagalan timnya memanfaatkan peluang emas dan masalah pertahanan dalam laga terakhir.
- PSM Makassar akan menghadapi Bali United di Parepare, Jumat ini, setelah kini berada di peringkat sepuluh klasemen.
SuaraSulsel.id - Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha mendesak tim asuhannya bangkit pada laga Super League selanjutnya setelah kalah pada tiga laga berturut-turut.
Trucha mengatakan ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki agar timnya tidak mengulangi kesalahan yang sama.
"Sekarang kami harus kembali berlatih. Menganalisa apa yang salah. Bekerja lebih baik lagi dan tidak mengulangi kesalahan-kesalahan tersebut," kata Trucha dalam laman I.League pada Selasa (6/1).
Pada tiga pertandingan sebelumnya PSM takluk kepada Malut United, Persib Bandung dan terbaru Borneo FC.
Trucha menilai dari tiga pertandingan itu PSM melakukan kesalahan sama seperti membuang peluang.
Pelatih asal Ceko itu menambahkan pada pertandingan menghadapi Borneo FC, performa PSM menunjukkan perbaikan, namun tak bisa bertahan dengan baik.
"Melawan Borneo FC kami punya dua atau tiga peluang gol. Namun kami tidak menyelesaikan peluang tersebut," kata Trucha.
PSM berada di peringkat kesepuluh klasemen Super League dengan 19 poin dari 16 pertandingan.
Selanjutnya PSM menjamu Bali United di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Jumat pekan ini pukul 19.00 WIB.
Baca Juga: Laga Krusial Lawan PSM: Hodak Minta Bobotoh Jadi 'Pemain ke-12' Tanpa Harus Lakukan Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ahli Waris Tagih Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang, Pemprov Sulsel : Sudah Bersertifikat dan Clear
-
Status Waspada! Gunung Karangetang Terus Muntahkan Lava Sejauh 1.000 Meter
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen
-
Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan
-
Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta