- Kepolisian bersiaga di lokasi PETI Bronjong, Ratatotok, Minahasa Tenggara, pasca bentrok warga berujung korban jiwa (20/11).
- Kapolda Sulut merespons cepat dengan menurunkan personel gabungan untuk mengamankan situasi dan investigasi mendalam telah dilakukan.
- Kepolisian mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi, dan menyerahkan proses pengusutan tuntas kepada aparat berwajib.
SuaraSulsel.id - Aparat kepolisian masih bersiaga di lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Bronjong di Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut), usai bentrok antarwarga pada Sabtu (20/11).
"Pasca kejadian bentrok antarwarga di lokasi PETI Bronjong di Ratatotok, yang menyebabkan korban jiwa, situasi sudah aman terkendali," kata Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie melalui Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol. Alamsyah P. Hasibuan di Manado, Minggu (21/12).
Alamsyah mengatakan, Kapolda telah langsung merespon adanya peristiwa bentrok tersebut dengan menurunkan personel kepolisian, baik dari Polres Kabupaten Minahasa Tenggara maupun Polda Sulut ke lokasi kejadian, bahkan Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono juga turun ke lokasi.
"Pasca kejadian, personel langsung diturunkan untuk mengamankan situasi. Sejak Sabtu (20/12), personel gabungan dari Brimob, Samapta, Reskrim, Dokkes, Labfor dan Polres Mitra sudah bersiaga di lokasi," ujar Kabid Humas.
Kepolisian lanjutnya sedang mendalami peristiwa ini, melakukan investigasi mendalam terkait peristiwa yang terjadi.
"Tim sedang melakukan investigasi dan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang diduga mengetahui peristiwa yang terjadi yang menyebabkan korban jiwa ini," tuturnya.
Kabid Humas berharap masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi, sambil menunggu hasil pemeriksaan dari Kepolisian.
"Kami mengimbau kepada warga masyarakat agar menyerahkan kasus ini kepada kepolisian dan kepolisian akan mengusut tuntas para pelaku. Hasil perkembangan pemeriksaan nanti akan kami update terus," kata Kabid Humas.
Kepada keluarga korban, Kabid Humas juga menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya.
Baca Juga: Terungkap! Tambang Emas Raksasa di Sulawesi: Cadangan 7 Juta Ounce
"Turut berduka cita sedalam-dalamnya bagi keluarga korban. Mari kita jaga kedamaian, keamanan dan ketertiban menyambut Natal dan Tahun Baru," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang
-
Proyek Stadion Sudiang Masuk Tahap Paling Krusial, Pembangunan Sudah 25 Persen
-
Unhas Latih Dosen dan Mahasiswa Gunakan AI
-
De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup
-
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah