- Bakri, seorang penyandang disabilitas tunanetra, resmi dilantik sebagai PPPK di Lapangan Kantor Gubernur Sulsel
- Pelantikan ini merupakan puncak perjuangan Bakri setelah tiga tahun menjadi tenaga honorer, menjadi satu dari delapan pegawai disabilitas yang diangkat tahun ini
- Total 4.047 pegawai dilantik pada acara terbesar di Sulsel tersebut, dengan Gubernur menekankan amanah memperkuat pelayanan publik dan menegakkan integritas
SuaraSulsel.id - Bakri (30 tahun) berdiri paling depan, mengenakan setelan Korpri yang disetrika rapi sejak subuh.
Peci hitam di kepalanya membuat penampilannya tampak semakin percaya diri.
Di Lapangan Kantor Gubernur Sulsel, Senin pagi, 17 November 2025, ia sudah tiba sejak pukul 06.30 Wita. Datang lebih awal dibanding ribuan peserta pelantikan lainnya.
Sesekali ia tersenyum kecil. Menggenggam erat tongkatnya sambil menghafal suara-suara di sekeliling.
Hari itu, Bakri tidak ingin melewatkan satu pun momen.
Setelah tiga tahun menjadi tenaga honorer, bertahan dari proses seleksi, verifikasi, hingga berkas-berkas administrasi yang terlihat rumit di mata orang awam, ia akhirnya mencapai garis yang paling ia tunggu.
Bakri akhirnya dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Yang membuat hari itu makin berarti, karena Bakri bukan sekadar PPPK biasa. Ia seorang penyandang disabilitas tunanetra, satu dari delapan pegawai disabilitas yang resmi diangkat pada tahun ini.
"Alhamdulillah, rasa syukur luar biasa. Dari beberapa proses yang dilalui. Akhirnya dilantik," ucap Bakri sambil menahan senyum lebar.
Baca Juga: 4.047 PPPK Resmi Dilantik, Gubernur Sulsel: Ini Amanah Besar untuk Pelayanan Publik
Di tengah prosesi pelantikan yang diikuti 4.047 pegawai, nama Bakri dipanggil lebih awal.
Seorang pegawai menggandengnya maju ke depan, tepat ke hadapan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Di situ, SK pengangkatannya sebagai PPPK diberikan langsung kepadanya.
Momen itu singkat, tetapi membekas. Bakri mengaku seakan seluruh perjuangannya. Dari belajar komputer dengan pembaca layar, hingga membiasakan diri bekerja dalam gelap terbayar tuntas.
"Pemerintah Sulsel sudah menunjukkan perhatian kepada kami penyandang disabilitas. Ini bukti pemerintah hadir untuk menjamin masa depan kami," katanya.
Bakri menjadi tenaga honorer sejak 1 Oktober 2022. Saat itu, Pemprov Sulsel merekrut 12 penyandang disabilitas untuk bekerja di sejumlah OPD.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Dosen Viral Ludahi Kasir: Ternyata Belum Dipecat, Begini Nasibnya Menurut LLDIKTI
-
Kecelakaan KM Putri Sakinah Tambah Daftar Panjang Tragedi Kapal Wisata di Labuan Bajo
-
Sejarah! Wali Kota New York Dilantik Pakai Al-Quran di Stasiun Kereta Bawah Tanah
-
318 Ribu Penumpang Nikmati Kereta Api Maros-Barru Sepanjang 2025
-
9 Peristiwa Viral Mengguncang Sulawesi Selatan Selama 2025