- Massa yang menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulteng
- Seluruh tenaga P3K diimbau tetap menjalankan tugas dengan disiplin
- Sebagian THR telah dibayarkan 50 persen
SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid berjanji untuk mencarikan solusi terhadap persoalan tertundanya pembayaran gaji tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Donggala.
“Donggala itu tinggal sekitar Rp20 miliar dana yang bisa digunakan untuk seluruh program. Jadi, memang kondisinya berat, tapi insya Allah kita cari solusi bersama,” katanya saat menemui massa yang menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulteng, Rabu (5/11).
Gubernur menyampaikan empati atas kondisi para tenaga P3K yang belum menerima gaji ke-13 dan sisa Tunjangan Hari Raya (THR).
Ia menjelaskan bahwa kendala tersebut terjadi karena keterbatasan kemampuan keuangan daerah.
Dia menegaskan P3K memiliki hak yang sama dengan aparatur sipil negara (ASN) dan tidak dapat diberhentikan tanpa alasan yang sah.
Ia mengimbau agar seluruh tenaga P3K tetap menjalankan tugas dengan disiplin, tanggung jawab, dan menjaga etika kerja.
“Sepanjang bekerja dengan baik dan bertanggung jawab, tidak ada alasan untuk diberhentikan. Hak kalian tetap dijamin oleh aturan yang berlaku,” katanya.
Dia mengungkapkan sebagian THR telah dibayarkan 50 persen, sementara sisanya serta gaji ke-13 akan dibahas bersama pemerintah daerah dan kementerian terkait untuk menemukan penyelesaian terbaik.
“Pemerintah tidak lepas tangan. Ini sudah menjadi tanggung jawab bersama, dan kami terus mencari jalan keluarnya,” katanya.
Baca Juga: Donggala Diguncang Gempa, BMKG: Waspada Bangunan Retak
Gubernur mengapresiasi kesabaran para tenaga P3K dan menyatakan Pemprov Sulteng akan memfasilitasi pertemuan lanjutan antara perwakilan P3K, Bupati Donggala, dan pihak terkait guna membahas langkah-langkah penyelesaian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
Terkini
-
Misteri Jari Runcing Manusia Purba Sulawesi, Bertahan 67.000 Tahun Tanpa Luntur
-
Ke Pestapora 2026 Jadi Lebih Ringan Berkat Cicilan 0% BRI Kartu Kredit
-
Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun
-
PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'
-
Pemkot Kendari Resmi Larang Pengecer Jual BBM Subsidi