Ada sekitar 4-5 tabung isi 3 kilogram digunakan mengisi tabung 15 kilogram tersebut.
Pelaku AR mengakui gas 15 kilogram nonsubsidi yang sudah dioplos tersebut dijual ke beberapa kios seharga Rp160 ribu.
Keuntungan yang diperoleh hasil dari praktik mengoplos gas itu per tabung sekitar Rp80 ribu-Rp100 ribuan.
Saat ditanya petugas dari mana belajar cara memindahkan gas tersebut, kata dia, dari media sosial dan video youtube.
Sedangkan segel penutup tabung gas 15 kilogram tersebut juga dipesan dari media sosial.
Mengenai ratusan tabung 3 kilogram bersubsidi dari mana diperoleh, mengingat ada aturan pembatasan pembelian dari PT Pertamina, ucap dia, ada banyak tempat karena di jual bebas, walaupun harganya di atas Rp20 ribuan dari harga agen elpiji yakni Rp18.500 per tabung.
Berkaitan dengan adanya praktik pengoplosan gas yang berdampak bahaya bila terjadi kesalahan, sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi merespons kasus tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Disdik Sulsel Dukung Kantin Sekolah Kelola MBG
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
21 DPD II Golkar Klaim Tetap Solid untuk Appi, Bisakah IAS Membalikkan Keadaan?
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik