SuaraSulsel.id - Kasus penjarahan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Bank Sulselbar saat kerusuhan di gedung DPRD Sulawesi Selatan terus diusut.
Setelah sebelumnya baru empat orang yang berhasil ditangkap, kini jumlah tersangka yang diamankan sudah bertambah menjadi 11 orang.
Polisi juga menemukan mesin ATM yang sempat dibuang ke sungai oleh para pelaku meski seluruh isinya telah ludes.
Kasubnit 2 Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, Iptu Nasrullah, mengatakan hingga, Senin, 15 September 2025, kini ada belasan pelaku telah berhasil dibekuk.
"Sampai hari ini ada 11 orang yang diamankan," ujarnya saat dikonfirmasi.
Penangkapan para tersangka dilakukan secara bertahap. Pada Sabtu dini hari,13 September 2025, tim Jatanras meringkus empat orang secara terpisah di wilayah Mariso, Hertasning, dan Panciro.
Sehari setelahnya, enam orang kembali dibekuk di Gowa dan Makassar, sementara satu lainnya memilih menyerahkan diri.
"Satunya datang menyerahkan diri ke posko Jatanras Minggu malam," sebutnya.
Mereka diduga kuat bagian dari kelompok yang menjarah mesin ATM Bank Sulselbar di tengah kerusuhan yang melanda DPRD Makassar dan DPRD Sulsel pada 29-30 Agustus lalu.
Baca Juga: 4 Pencuri Mesin ATM Bank Sulselbar Ditangkap! Duit Habis Foya-foya
"Situasi waktu itu sudah tidak terkendali. Mereka manfaatkan kondisi ricuh untuk ambil mesin ATM," jelas Nasrullah.
Mesin ATM Dibawa Menggunakan Tiga Mobil
Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan bahwa para pelaku berjumlah sekitar 20 orang.
Mereka beraksi dengan berpindah-pindah lokasi, bahkan menggunakan tiga kendaraan berbeda untuk memindahkan mesin ATM.
Awalnya, mesin diangkut dengan mobil pick up yang dihentikan paksa di sekitar lokasi.
Mesin kemudian dibawa ke Jalan Hertasning, lalu dipindahkan lagi ke mobil sayur menuju kawasan Samata, Gowa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Pertemuan Buntu, Mahasiswa Luwu Ancam Kembali Blokade Trans Sulawesi
-
Kaesang Tegas Tolak Laporan ABS, PSI: Struktur Partai Jadi Kunci Kemenangan 2029
-
Prof. Morten Meldal Tantang Peneliti Unhas Lahirkan Inovasi Berkelanjutan
-
Luwu Raya Siap Jadi Provinsi? Sekda Sulsel Telpon Dirjen Otonomi Daerah
-
Kenapa Karta Jayadi Belum Kembali Jadi Rektor UNM? Ini Jawaban Mendiktisaintek