Di tempat itu, para pelaku menggunakan aliran listrik dari sebuah kos-kosan untuk memotong kotak mesin ATM dengan gurinda.
"Kurang lebih butuh empat sampai lima jam baru bisa terbuka," kata Nasrullah.
Setelah mesin terbongkar, uang tunai senilai lebih dari Rp400 juta langsung dibagi rata. Masing-masing pelaku disebut mendapat jatah sekitar Rp18 juta.
"Uangnya dipakai untuk foya-foya," tambahnya.
Untuk menghilangkan jejak, mesin ATM yang sudah kosong kemudian dibawa dengan mobil rental jenis Wuling ke daerah Parangloe, Gowa. Dari sana, mesin dibuang ke sungai.
Namun, upaya itu tidak berhasil menutupi jejak. Berbekal informasi dari para tersangka, polisi menyisir sungai tersebut.
Nasrullah bahkan turun langsung bersama tim, berenang di arus deras sambil mengais lumpur. Setelah berjam-jam pencarian, mesin ATM itu akhirnya berhasil ditemukan di dasar sungai.
"Barang bukti kami temukan di sungai, daerah Parangloe," ungkapnya.
Ketika diangkat, mesin ATM tersebut sudah tak berisi uang sepeser pun. Polisi memastikan isinya sudah habis dibagi di antara para pelaku.
Baca Juga: 4 Pencuri Mesin ATM Bank Sulselbar Ditangkap! Duit Habis Foya-foya
Meski 11 orang sudah ditangkap, polisi masih meyakini jumlah pelaku lebih banyak.
"Kurang lebih ada 20 pelaku penjarahan. Masih dalam pengembangan," kata Nasrullah.
Penyidik kini mendalami kemungkinan adanya aktor intelektual yang memanfaatkan kerusuhan untuk merancang aksi penjarahan.
Sejauh ini, kelompok yang tertangkap mengaku beraksi spontan karena situasi chaos.
Namun polisi tidak menutup kemungkinan ada pihak yang mengkoordinasi jalannya aksi.
Seperti diketahui, aksi penjarahan ATM Bank Sulselbar bermula dari demonstrasi yang berlangsung ricuh pada 29-30 Agustus 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang
-
Proyek Stadion Sudiang Masuk Tahap Paling Krusial, Pembangunan Sudah 25 Persen
-
Unhas Latih Dosen dan Mahasiswa Gunakan AI
-
De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup
-
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah