Menurut hasil penyelidikan, jumlah uang yang sempat dibawa kabur mencapai Rp400 juta lebih. Satu orang mendapat sekitar Rp18 juta.
Polisi mengungkapkan ada empat orang pelaku yang sudah ditangkap. Mereka diamankan di sejumlah lokasi berbeda, mulai dari wilayah Mariso, Hertasning, hingga Panciro.
Keempatnya mengaku memanfaatkan situasi chaos ketika gedung DPRD terbakar.
"Situasi sudah tidak terkendali, jadi mereka ambil kesempatan," kata Nasrullah.
Setelah berhasil membawa kabur mesin ATM, para pelaku mengeluarkan uangnya dan menghabiskannya untuk bersenang-senang.
"Uangnya dipakai untuk foya-foya," jelas Nasrullah.
Polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam aksi pencurian ini.
Termasuk apakah ada aktor yang mengatur skema pembobolan di balik kerusuhan.
"Kami duga (pelakunya) ada puluhan. Masih dalam pengembangan," terangnya.
Baca Juga: Fatmawati Rusdi Tegaskan Komitmen Transparansi dan Anggaran Tepat Sasaran
Kerusuhan yang melatarbelakangi pencurian ini terjadi pada Sabtu, 30 Agustus 2025, dini hari.
Awalnya, massa yang berunjuk rasa di DPRD Makassar membakar gedung tersebut.
Kericuhan kemudian melebar hingga ke kantor kejaksaan, sebelum akhirnya massa melampiaskan amarahnya ke gedung DPRD Sulsel.
Kebakaran besar melahap gedung dewan, sementara aparat kesulitan mengendalikan situasi.
Di tengah kekacauan itu, kelompok pencuri memanfaatkan kesempatan untuk menyasar fasilitas umum.
Pelaku Lain Masih Dikejar
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Unhas Kenalkan Pengering Pala Bertenaga Surya di Fakfak
-
Uang Nasabah Hilang Misterius? Polda Gorontalo Bongkar Kejahatan Pegawai Bank
-
Kabar Baik dari Mendagri: PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PNS
-
Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya
-
25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan