SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, turun langsung menemui massa aksi yang menggelar unjuk rasa di Kota Makassar, tepatnya di Jalan Urip Sumohardjo, Jumat (29/8/2025) malam.
Kehadiran orang nomor satu di Sulsel itu menjadi upaya menenangkan situasi sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Andi Sudirman mengimbau seluruh warga agar tetap menahan diri.
Serta mengutamakan ketertiban dan keamanan bersama. Ia menyampaikan pentingnya menjaga stabilitas setiap wilayah masing-masing.
“Sudah ada korban jiwa, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menahan diri. Mari kita jaga Sulsel tetap aman dan damai,” pesan Andi Sudirman untuk seluruh masyarakat.
Pantauan di lapangan, kehadiran Gubernur Sulsel membuat suasana aksi tetap kondusif. Dirinya berharap seluruh pihak dapat terus menjaga suasana damai dalam menyampaikan pendapat.
“Kita semua mencintai daerah ini. Mari kita rawat kedamaian, saling menghormati, dan menjaga persatuan demi masa depan Sulawesi Selatan yang lebih baik,” terangnya.
Aksi unjuk rasa di Kota Makassar terus memanas dan meluas. Setelah kantor DPRD Kota Makassar rusak akibat kericuhan pada Jumat 29 Agustus 2025 malam, kini giliran Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang menjadi sasaran kemarahan massa.
Berdasarkan data yang dihimpun, api melalap gedung parlemen Sulsel pada Sabtu dini hari, sekitar pukul 00.35 Wita. Suasana yang awalnya riuh dengan teriakan massa "Revolusi", berubah mencekam ketika kobaran api mulai menjalar ke bangunan utama.
Baca Juga: Ngeri! Demo Rusuh di Makassar Renggut 2 Nyawa, Korban Lompat dari Gedung DPRD Terbakar
Menurut sejumlah saksi mata, massa mulanya berkumpul di depan gerbang kantor DPRD Sulsel.
Mereka melempari pos jaga dengan batu, lalu membakar kendaraan roda empat yang terparkir di halaman. Aksi itu memicu kepanikan di sekitar lokasi.
Tak berhenti di situ, massa kemudian melemparkan bom molotov ke arah gedung utama DPRD Sulsel. Lemparan bertubi-tubi itu diduga menjadi pemicu munculnya kobaran api yang cepat menjalar ke dalam gedung.
Dalam hitungan menit, api kian membesar. Asap hitam pekat membubung tinggi. Masalah diperparah dengan tidak adanya petugas pemadam kebakaran di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa dari kebakaran di DPRD Sulsel.
Namun, beberapa kendaraan dinas dan fasilitas kantor DPRD Sulsel dipastikan hangus terbakar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
5 Hak Tetangga yang Wajib Anda Tahu Agar Ramadan Berkah
-
MTF Market 'Fasting Forward', Ada Cashback 50 Persen dan Hadiah Menarik dari Transaksi QRIS
-
Modus Penipuan Umrah Rp1,8 Miliar di Kendari, Korban Ratusan Orang
-
Rekomendasi Tunik Lebaran Terlengkap di Promo Ramadhan Blibli
-
Warga Makassar Dilarang Nyalakan Petasan di Akhir Ramadan