SuaraSulsel.id - Rangkaian upacara penaikan dan penurunan bendera peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Di Lapangan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan berlangsung khidmat dan lancar pada Minggu (17/8/2025).
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, bertindak sebagai inspektur upacara pada prosesi pagi dan sore hari.
Bagi para anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Sulsel, momentum ini menjadi pengalaman berharga sekaligus kebanggaan tersendiri.
Bahkan ketika upacara penurunan bendera di sore hari sempat diiringi gerimis, mereka tetap tegap, disiplin, dan menuntaskan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Tepuk tangan meriah dari orang tua dan keluarga yang hadir mengiringi prosesi usai, menjadi tanda haru sekaligus rasa bangga atas penampilan mereka.
Apresiasi Pemerintah Provinsi
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, menyampaikan apresiasi kepada para anggota Paskibraka. Ia menilai, penampilan mereka berjalan sempurna tanpa kesalahan.
“Secara umum rangkaian acara berjalan lancar, penampilan adik-adik Paskibraka juga luar biasa. Saya kira ini bisa jadi acuan untuk Paskibraka berikutnya,” kata Jufri.
Baca Juga: 145 Narapidana Korupsi di Sulsel Dapat Remisi HUT RI
Ia juga menambahkan, setelah menuntaskan tugas, seluruh anggota Paskibraka Sulsel akan mendapat hadiah berlibur ke Bali. “Insya Allah anggarannya sudah disiapkan,” ujarnya.
Sosok Pengibar Bendera
Pada upacara penurunan bendera, sejumlah siswa terpilih mendapat kehormatan mengemban tugas penting.
Pembawa baki: Athifa Azzahra Heruny, siswi MAN Insan Cendekia Gowa, kelahiran Makassar, 4 Agustus 2008, putri pasangan Heruny Said dan Ully Yuristiani Osman.
Pengerek bendera: Stave Cata Bulo, pelajar SMAN 1 Toraja, kelahiran Palopo, 14 Maret 2009, putra pasangan Efrayim Bulo dan Mariana Tarru.
Komandan kelompok: Muhammad Imran Anwar, siswa SMAN 10 Makassar, kelahiran Makassar, 21 Februari 2009, putra pasangan Aipda Muh. Anwar dan Kurina M.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gorontalo Terancam Penuaan Penduduk? Bappenas Soroti Fenomena Tak Lazim
-
Ratusan Tambang Galian C di Sulteng Terancam Disetop, Baru 7 Perusahaan Kantongi RKAB 2026
-
Sampah 1.200 Ton Per Hari, Pengamat: PSEL Makassar Tak Bisa Ditunda
-
Sosok Relawan Asal Makassar yang Ditangkap Pasukan Israel
-
Sebelum Jatuh dan Ditemukan Meninggal, Mahasiswi Arsitektur Unhas Kirim Pesan Suara