SuaraSulsel.id - Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau PKKMB di sejumlah kampus negeri di kota Makassar, Sulawesi Selatan, diwarnai aksi kritik dari mahasiswa.
Di Universitas Hasanuddin (Unhas) misalnya. Mahasiswa fakultas kesehatan masyarakat atau FKM membentangkan spanduk bertuliskan "Selamat Datang Dompet Baru Unhas".
Dalam video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan puluhan mahasiswa baru FKM sedang dikumpulkan di sebuah ruangan.
Diduga aksi itu sebagai bentuk keresahan mahasiswa terhadap uang kuliah tunggal di Unhas yang tergolong mahal.
Mahasiswa bahkan pernah protes besar-besaran atas kebijakan tersebut.
Kepala Bidang Urusan Masyarakat Universitas Hasanuddin Makassar, Ishaq Rahman yang dikonfirmasi juga membenarkan kejadian itu.
Ia menjelaskan, insiden itu terjadi saat sesi perkenalan lembaga kemahasiswaan dalam rangkaian PKKMB di Fakultas Kesehatan Masyarakat.
Kata Ishaq, dalam skema PKKMB di Unhas memang ada sesi khusus bagi BEM dan lembaga kemahasiswaan di fakultas untuk memaparkan program serta capaian mereka.
Tujuannya untuk memotivasi mahasiswa baru agar tertarik berorganisasi.
Baca Juga: Jamaluddin Jompa Pendaftar Pertama Calon Rektor Unhas 20262030
"Tapi kami belum tahu bagaimana sampai ada yang membentangkan spanduk tersebut," ujar Ishaq, Kamis, 14 Agustus 2025.
Menurut pihak fakultas, lanjutnya, spanduk itu hanya dibentangkan selama beberapa menit. Namun, momen tersebut terabadikan dalam foto dan video, lalu menyebar di media sosial.
Ishaq menegaskan, pihak kampus menghargai kebebasan berpendapat di lingkungan akademik.
Namun, kebebasan tersebut harus disertai fakta dan bukti yang memadai. Sesuai prinsip kebebasan yang bertanggung jawab.
"Secara prinsip, kita tentu menghargai kebebasan mengemukakan pendapat dan kebebasan berekspresi, tapi harus dengan fakta dan bukti," tegasnya.
Aksi serupa juga terjadi di Universitas Negeri Makassar (UNM).
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
10 Ribu Peserta Serbu Makassar, Pemprov Sulsel: Perputaran Uang Capai Rp100 Miliar
-
Pesona 'Noni Belanda' Kaltim Curi Perhatian di HUT Dekranas
-
Siklon Tropis Bavi Picu Pertumbuhan Awan Hujan di Indonesia
-
Jusuf Kalla: Rachmat Gobel Orang yang Sangat Baik
-
Berapa Luas Lahan Pertanian yang Masih Tersisa di Kota Makassar?