Sementara Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, menjelaskan bahwa QRIS Tap dikembangkan untuk mempermudah transaksi digital di berbagai sektor, mulai dari transportasi, retribusi pasar, hingga pembayaran pendidikan.
“Saya membayangkan seluruh pembayaran di Sulawesi Selatan dapat dilakukan menggunakan QRIS,” kata Rizki.
Dalam acara tersebut, BI Sulsel menggandeng 13 penyedia jasa pembayaran (PJP) yang tergabung sebagai first mover QRIS Tap.
Salah satunya adalah PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme), perusahaan jasa pembayaran yang juga memperkenalkan dua merchant andalannya, Hoshi Bakery dan Ngopi Santai.
Netzme juga memamerkan teknologi QRIS Soundbox sebagai solusi pembayaran yang dirancang untuk mendukung transaksi digital secara cepat, praktis, dan efisien.
Terdiri atas dua varian, QRIS Soundbox Netzme Dynamic dan Netzme Pro, perangkat ini menyampaikan notifikasi suara secara real-time begitu pembayaran berhasil dilakukan oleh konsumen.
“QRIS Soundbox kami memungkinkan pedagang pasar hingga merchant modern menerima pembayaran digital dengan cepat dan efisien, bahkan tanpa harus melihat layar ponsel,” ujar CEO Netzme, Vicky Ganda Saputra.
Perangkat tersebut juga dapat diintegrasikan dengan sistem kasir digital (POS), membantu pelaku usaha dalam pencatatan transaksi.
Teknologi ini telah digunakan di sejumlah merchant ritel dan pasar tradisional, termasuk di Pasar Terong, Makassar.
Baca Juga: Ekonomi Sulsel Tidak Baik-Baik Saja? BI Ungkap Ancaman Nyata Ini
Dalam kunjungan bersama pejabat BI Sulsel, pedagang di pasar tersebut mendemonstrasikan penggunaan QRIS Soundbox yang telah mereka adopsi melalui kolaborasi antara Netzme dan Grosirone.
Netzme menyatakan komitmennya untuk terus memperluas adopsi QRIS Tap, khususnya di kalangan UMKM dan wilayah 3T, dengan menggandeng berbagai mitra strategis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
BRI Tetapkan Dividen Rp52,1 Triliun, Cerminkan Kinerja dan Fundamental Kuat
-
BRI Ekspansi ke Timor Leste, Pegadaian Siap Layani UMKM
-
Kabid Propam Polda Sulsel Dilaporkan ke Mabes Polri, Diduga 'Bekingi' Sengketa Lahan
-
Kisah Nurdin dan Irwan: Tiga Dekade Menyelamatkan Sejarah dari Ancaman Lupa
-
Ditolak KUA, Ayah Tetap Nikahkan Anak di Bawah Umur dengan Pria 71 Tahun di Luwu