Pihak Kepolisian Resor Gowa langsung merespons kejadian ini dengan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.
Hingga kini, belum diketahui siapa pelaku di balik insiden penembakan yang diduga dilakukan menggunakan senapan angin tersebut.
Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami dan menyelidiki laporan ini.
"Iya benar, kejadian ini sedang kami selidiki. Saat ini kami tengah mengumpulkan data dan keterangan saksi, termasuk mengamankan barang bukti yang terkait," ujarnya, Jumat, 27 Juni 2025.
Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai dugaan motif atau siapa yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
"Kami masih telusuri apa motifnya. Pelakunya masih dikejar," tambah AKP Bahtiar.
Kasus ini menambah daftar panjang penyalahgunaan senapan angin di Sulawesi Selatan.
Pada Januari lalu, seorang pengacara bernama Rudi Gani di kabupaten Bone, Sulawesi Selatan juga tewas diduga ditembak menggunakan senapan angin. Hingga kini, polisi belum mampu mengungkap siapa pelaku penembakan.
Meski bukan senjata api, senapan angin tetap memiliki daya rusak tinggi dan kerap digunakan untuk tindakan kriminal karena mudah diperoleh dan sulit dilacak.
Baca Juga: Polisi Tembak TNI Gadungan Pencuri Emas dan Ponsel Warga
Banyak orang menganggap senapan angin hanyalah mainan. Padahal, dalam konteks tertentu, ia bisa mematikan. Apalagi jika diarahkan ke bagian tubuh vital,
Peristiwa penembakan ini membuat masyarakat di Kabupaten Gowa pun resah.
Warga khawatir kejadian serupa bisa terulang, terutama karena lokasi penembakan berada di jalur yang cukup sering dilewati warga yang pulang malam dan gelap.
"Biasanya aman-aman saja, tapi setelah kejadian ini kami jadi takut keluar malam. Apalagi pelakunya belum tertangkap," kata Agus.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Tak Diberi Uang Judi, Suami di Makassar Nekat Parangi Istri dan Habisi Nyawa Sepupu
-
Inklusi Keuangan Melesat, Holding UMi Dorong Literasi dan Akses Investasi Masyarakat
-
8 Fakta Kondisi Sampah di Kota Makassar Perlu Diketahui Warga
-
Siapa Li Jiamei? WNA China Berkedok WNI Nyaris Lolos Buat Paspor RI di Makassar
-
Viral Perwira Polda Sulsel Asyik 'Party' di THM, Tenggak Miras dan Joget Bersama Wanita