Akibat tindakan tersebut, tubuh Afnan mengalami luka cukup serius. Ia mengeluhkan sakit pada bagian dada, dan ditemukan sejumlah luka lebam di beberapa bagian tubuhnya.
Yang lebih memprihatinkan, di punggung Afnan terdapat bekas luka seperti sulutan rokok. Luka-luka tersebut menjadi bukti nyata adanya kekerasan fisik yang ia alami sebelum akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit.
Afnan pertama kali dirawat di Rumah Sakit Pelamonia, kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Sitti Fatimah, dan akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Islam Faisal karena kondisinya terus menurun.
Sayangnya, meski telah mendapatkan perawatan medis, nyawa Afnan tidak tertolong. Ia menghembuskan napas terakhirnya pada Jumat, 30 Mei 2025.
Kabar duka ini mengguncang banyak pihak. Jenazah Afnan kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Maccini Gusung, Setapak 8, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, untuk disemayamkan sebelum dimakamkan.
Kesedihan mendalam menyelimuti keluarga besar korban dan para tetangga yang turut berduka.
Pihak keluarga tidak tinggal diam. Mereka telah melaporkan kejadian ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar, dengan tuduhan penganiayaan yang mengakibatkan kematian.
Laporan tersebut disertai dengan sejumlah barang bukti, salah satunya pakaian sekolah Afnan yang robek dan diduga akibat insiden pengeroyokan.
Desma, selaku perwakilan keluarga, mengaku sangat berharap agar pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan serius.
Baca Juga: Haji Khusus Asal Makassar Gunakan Visa Resmi, Diinapkan di Hotel Bintang 5
Ia menekankan pentingnya penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap siapa saja yang terlibat. Serta memberikan keadilan bagi Afnan yang telah meregang nyawa dalam usia yang masih sangat muda.
“Kasihan, ini anak baik. Pendiam sekali. Kalau bukan karena sakit dan ditanya terus, dia tidak akan cerita,” ujar Desma dengan suara lirih.
Ia menambahkan bahwa korban sempat menahan rasa sakit, bahkan enggan mengadukan kejadian itu kepada keluarga pada awalnya.
Sebagai bagian dari proses hukum dan upaya untuk mengungkap kebenaran, jasad Afnan telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk keperluan autopsi.
Langkah ini diambil oleh pihak kepolisian setelah korban disemayamkan di rumah duka.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan kasus ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Waduh! Pembangunan Stadion Sudiang Makassar Telat, DPR Minta Kontraktor Ngebut
-
Semua Potensi SAR Telah Dikerahkan Selamatkan Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2
-
Kronologi Power Bank Berasap dan Mengeluarkan Percikan Api di Penerbangan Batik Air
-
7,8 Juta Rokok Ilegal Masuk Makassar, Modus Sembunyi di Peti Kemas Berhasil Dibongkar Bea Cukai
-
Saat Rumah Petani Luwu Timur Rata dengan Tanah Demi Ambisi PSN