- Pemprov Sulsel bersama BUMN/BUMD menggelar mudik gratis 1447 H untuk mengurangi kepadatan dan risiko kecelakaan saat Idulfitri.
- Jasa Raharja menyiapkan 11 bus untuk 250 pemudik serta memberi asuransi tambahan kecelakaan dan perlindungan rumah.
- Pemprov Sulsel memberangkatkan 500 pemudik menggunakan 13 bus ke berbagai tujuan didukung sejumlah perusahaan BUMN/BUMD.
SuaraSulsel.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama sejumlah BUMN dan BUMD kembali menggelar program mudik gratis bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan lebih aman sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas selama musim mudik.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sulawesi Selatan, Mulyadi mengatakan tradisi mudik merupakan momen yang sangat dinantikan masyarakat Indonesia setiap menjelang Idulfitri.
Menurut dia, mudik bukan sekadar perjalanan pulang ke kampung halaman, tetapi juga perjalanan untuk kembali berkumpul bersama keluarga, mempererat silaturahmi, serta memperbarui semangat kebersamaan.
"Namun setiap musim mudik selalu diiringi dengan meningkatnya mobilitas masyarakat di jalan raya, yang tentunya memiliki potensi risiko kecelakaan lalu lintas," kata Mulyadi pada pelepasan Mudik Gratis di Center Point of Indonesia, Senin, 16 Maret 2026.
Karena itu, program mudik gratis dinilai menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk menekan risiko kecelakaan sekaligus mengurangi kepadatan arus lalu lintas.
Melalui program mudik gratis tahun 2026, Jasa Raharja Kanwil Sulselbar menyiapkan 11 unit bus untuk mengangkut sekitar 250 pemudik.
"Ini sebagai wujud negara hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat, sesuai tagline mudik tahun ini yaitu "Mudik Aman, Berbagi Harapan'," ujarnya.
Tak hanya menyediakan transportasi gratis, Jasa Raharja juga memberikan perlindungan tambahan bagi para peserta mudik yang mendaftar melalui instansinya.
Baca Juga: Andi Sudirman Gelontorkan Rp5 Miliar Beasiswa untuk Ribuan Pelajar Difabel
Perlindungan tersebut berupa tambahan asuransi kecelakaan diri selama 14 hari melalui program Jasa Raharja Putra Aman.
Selain itu, peserta juga mendapatkan perlindungan tambahan untuk rumah yang ditinggalkan selama mudik, seperti asuransi kebakaran dan asuransi pencurian.
"Ada tambahan asuransi rumah yang ditinggalkan seperti asuransi kebakaran dan asuransi kecurian dari Jasa Raharja," sebutnya.
Di sisi lain, Mulyadi mengungkapkan data santunan korban kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Selatan masih cukup tinggi.
Sepanjang tahun 2025, Jasa Raharja menyalurkan santunan kepada korban kecelakaan sebesar Rp134 miliar.
Santunan tersebut diberikan kepada 1.089 korban meninggal dunia dan 6.922 korban luka-luka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Saat Rumah Petani Luwu Timur Rata dengan Tanah Demi Ambisi PSN
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP
-
Di Kepulauan Talaud, Mantri BRI Hadir Dampingi UMKM Tumbuh Berkelanjutan
-
Berapa Banyak Warga Sulsel Nikmati Program MBG? Ini Data Kementerian Keuangan
-
Dugaan Korupsi Rp46 Miliar, Kantor Sekretariat KPU Morowali Digeledah Kejaksaan