Program SPPG merupakan bentuk kontribusi nyata Polri dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto terkait Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar.
Dalam program ini, makanan sehat dan bergizi disiapkan secara gratis untuk siswa, khususnya di tingkat dasar.
Selain dapur modern dan tenaga masak terlatih, SPPG juga melibatkan Bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan dalam proses pendampingan.
Program MBG secara nasional kini tengah dipercepat.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menyebut bahwa pemerintah sedang menyusun Perpres untuk memperluas jangkauan program ke 82,9 juta penerima manfaat.
“Setiap kunjungan ke daerah, Presiden merasa prihatin karena banyak anak belum menerima makan bergizi. Ini jadi perhatian serius,” kata Dadan.
Target 30 Ribu Dapur Gizi Nasional, Tambahan Anggaran Rp50 Triliun
Sejak diluncurkan 6 Januari 2025, program MBG telah menjangkau lebih dari 570.000 siswa di 26 provinsi.
Kini telah berdiri 1.295 SPPG, namun untuk mencapai target nasional, dibutuhkan sekitar 30.000 dapur gizi aktif.
Baca Juga: Investasi Bergairah, Realisasi di Sulsel Naik Rp1,4 Triliun
Pemerintah telah menyiapkan tambahan anggaran Rp50 triliun di luar alokasi awal Rp71 triliun.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyebut sejumlah tantangan masih dihadapi, termasuk insiden keracunan yang kini tengah dievaluasi.
“Seluruh aspek pelaksanaan sedang dikaji dan diperbaiki. Kita tidak ingin kejadian buruk terulang,” ujarnya.
Rencananya, program MBG akan dijalankan serentak nasional mulai November 2025. Kementerian dan BGN tengah merumuskan teknis pelaksanaan secara paralel.
Sinergi Polri dan Pemerintah untuk Masa Depan Anak Indonesia
Peninjauan Kapolri dan Wakil Gubernur Sulsel menjadi simbol penting dari komitmen bersama lintas sektor dalam membentuk masa depan Indonesia yang lebih sehat dan cerdas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan
-
Ahli Waris Tagih Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang, Pemprov Sulsel : Sudah Bersertifikat dan Clear
-
Status Waspada! Gunung Karangetang Terus Muntahkan Lava Sejauh 1.000 Meter
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen
-
Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan