SuaraSulsel.id - Wali kota Makassar Munafri Arifuddin menyebut sudah ada investor yang tertarik membiayai pembangunan stadion di Kota Makassar. Dari Qatar, Belgia, dan China.
Rencananya, stadion akan dibangun di daerah Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
Namun, biaya pembangunan konstruksi tidak akan menelan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sama sekali. Murni lewat investasi pihak ketiga.
"Ini langkah besar untuk kita. Sudah ada investor yang berminat," ujarnya Senin, 14 April 2025.
Appi, sapaannya mengatakan, perusahaan investasi asal Qatar, JTA International Holding sudah menyurat ke Pemerintah Kota Makassar. Peluang kerja sama terbuka lebar dengan perusahaan tersebut.
Pemkot Makassar kini fokus pada persiapan lahan dan kelengkapan dokumen. Seperti layout, legalitas, hingga izin lingkungan dan analisis lalu lintas.
"Semua harus jelas agar saat investor datang, kita siap memberikan bukti konkret dan menunjukkan keseriusan kita," sebutnya.
Pekan lalu, Appi sudah mengumpulkan sejumlah kepala dinas membahas rencana pembangunan stadion.
Diantaranya Kepala Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Makassar, Helmy Budiman, Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Zubir, Kepala BPKAD Muhammad Dakhlan, Kepala Dinas Penataan Ruang Fahyuddin Yusuf, dan perwakilan Bappeda dan Dinas Lingkungan Hidup.
Baca Juga: Viral! Video Wali Kota Makassar Marah ke Pelanggar Lalu Lintas : "Bapak Gak Sekolah?"
Mantan CEO Persatuan Sepak bola Makassar (PSM) itu memerintahkan agar tim bisa mengebut pembuatan dokumen feasibility study (FS) sebagai tahap awal. Kemudian, masalah lahan juga mesti jelas.
Feasibility study ini mencakup kajian finansial, teknis, dan hukum untuk memastikan kesiapan proyek.
Hasil feasibility study, kata Appi, akan menjadi acuan dalam menentukan desain stadion. Termasuk jalur penonton, arah utama, dan berbagai rencana teknis lainnya.
"Tanahnya clear. Jadi, kalau investor datang lihat, sudah harus ada dokumen yang bisa kita perlihatkan sebagai bukti konkret dan menunjukkan keseriusan kita," sebutnya.
Adapun kapasitas stadion yang dirancang maksimal bisa menampung 15 ribu sampai 20 ribu penonton. Sementara, estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk feasibilty study diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar.
Anggaran tersebut, kata Appi, kemungkinan besar disiapkan Pemkot Makassar melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pokok 2025 ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Perkuat Akses Hunian, BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar kepada 1.619 Debitur
-
Sampah Organik 14 Pasar di Kota Makassar Jadi Pakan Ternak Sapi
-
Unhas Kenalkan Pengering Pala Bertenaga Surya di Fakfak
-
Uang Nasabah Hilang Misterius? Polda Gorontalo Bongkar Kejahatan Pegawai Bank
-
Kabar Baik dari Mendagri: PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PNS