SuaraSulsel.id - Di tengah pesatnya modernisasi, ada satu tradisi yang masih tetap bertahan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Katto Bokko, upacara adat panen raya yang diwarisi dari Kerajaan Marusu, masih dilaksanakan dengan penuh khidmat oleh masyarakat dan pemangku adat setempat.
Upacara ini bukan sekadar perayaan hasil panen, tetapi juga bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas rezeki yang melimpah.
Pengamat budaya Dr. Ery Iswary, yang juga dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, menuturkan bahwa Katto Bokko memiliki keunikan tersendiri dibandingkan pesta panen di daerah lain.
"Dalam prosesi ritual Katto Bokko, terdapat kegiatan aru, yaitu aru tomarusu dan aru tubarania, yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya," ujarnya.
Ritual ini dimulai sejak tahap pemilihan benih hingga panen dengan tetap menggunakan alat tradisional seperti ani-ani dan sabit.
Sebelum pelaksanaan Katto Bokko, pemangku adat dan masyarakat berkumpul untuk menentukan hari baik guna melaksanakan panen perdana secara bersama-sama.
Lebih dari sekadar ungkapan rasa syukur, Katto Bokko juga menjadi wujud pelestarian kearifan lokal.
Nilai-nilai gotong royong begitu kental dalam tradisi ini, di mana pemimpin dan rakyat duduk bersama, tanpa sekat.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Kabupaten Maros dan Sekitarnya, Minggu 9 Maret 2025
"Dalam pesta ini, tidak ada perbedaan antara masyarakat biasa dengan pemangku adat atau raja. Mereka saling bekerja sama, bergotong royong, dan menikmati hasil panen bersama," kata Dr. Ery Iswary.
Pemangku Adat Kekaraengan Marusu, Abd Haris Karaeng Sioja, turut membenarkan hal tersebut.
Menurutnya, Katto Bokko menjadi momen di mana para penggarap sawah, pemilik lahan, serta pemimpin adat berkumpul untuk membahas persoalan pertanian dan kehidupan masyarakat secara umum.
Bahkan, mereka bersama-sama mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi.
Setelah prosesi utama selesai, upacara diakhiri dengan santap bersama yang dihadiri oleh semua tamu undangan serta pemangku adat.
Suasana penuh kebersamaan inilah yang membuat Katto Bokko terasa begitu istimewa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Program MYP Irigasi Pemprov Sulsel Topang Swasembada Pangan
-
Pesan Terakhir Hasbiah Sebelum Virgo Transport 8 Tenggelam: 'Jaga Cucu-Cucuta'
-
Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan
-
BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 dari Kemenpora, Tegaskan Dukungan untuk Olahraga
-
Koper Penumpang Pesawat Tujuan Makassar Berisi Anak Kera Ekor Panjang