SuaraSulsel.id - Seorang remaja berinisial RS (18) tega membunuh SH (34), ibu rumah tangga beranak dua di jalan Rajawali, kota Makassar, Sulawesi Selatan. Peristiwa terjadi pada Sabtu, 18 Januari 2025.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengatakan kejadian bermula saat RS yang berprofesi sebagai juru parkir liar hendak mencuri di rumah korban.
Saat kejadian, pintu rumah tidak dalam keadaan terkunci dan korban sedang tertidur.
Pelaku yang hendak mencuri uang korban takut ketahuan sehingga mencekik SH hingga meninggal dunia.
"Niatnya awalnya memang untuk mencuri. Karena takut diketahui aksinya, sehingga pelaku mencekik hingga menewaskan korban," kata Arya kepada media Senin, 20 Januari 2024.
Setelah korban meninggal, RS tidak berhenti. Ia malah melanjutkan aksi bejatnya dengan memerkosa jasad korban.
"Korban sempat diperkosa setelah meninggal," sebutnya.
Selain itu, uang korban sebesar Rp300 ribu juga ikut digondol. Kata Arya, uang itu kemudian digunakan pelaku untuk membeli sabu.
"Uang itu kata pelaku sudah dibelikan narkotika. Sudah dilakukan tes urine dan positif," terangnya Arya.
Baca Juga: Gawat! Ribuan Siswa "Siluman" Ditemukan di Makassar
Kasus ini terungkap saat tetangga korban hendak mencari burung peliharaannya yang terbang ke rumah korban.
Saat korban dipanggil, ia tidak menyahut. Sehingga saksi membuka pintu dan mendapati korban tertidur dengan mulut berbusa di atas ranjang.
Saksi lalu melaporkan kasus ini ke keluarga korban dan polisi. Dari hasil pemeriksaan juga ditemukan ada kondom di samping tubuh korban.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku pada Minggu 19 Januari 2025.
Awalnya, kata Arya, pelaku sempat mengelabui polisi dengan mengaku masih anak di bawah umur. Namun setelah identitasnya diperiksa, RS sudah berusia 18 tahun.
Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal berlapis 338 KUHP juncto Pasal 285 KUHP, juncto 365 ayat 3 dengan pidana penjara di atas 15 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terungkap! Ini Alasan Pengunduran Diri Massal Kepsek SMA/SMK di Sulsel
-
Lari dari Siksa Suami, Istri Oknum Dosen UNM Resmi Lapor Polisi: Begini Kata Pihak Kampus
-
Proyek Strategis Nasional Blok Masela Dikawal Ketat Polisi
-
Lulusan SMA Unggulan Makassar Jual Es Kopi Keliling: Kisah Wahyudi dan Mimpi yang Tertunda
-
Tiga Tahun Daeng Sangkala Lumpuh di Gubuk Sederhana