SuaraSulsel.id - Desa Purnakarya, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, digemparkan dengan temuan bayi mungil di pekarangan rumah seorang warga.
Bayi itu ditemukan oleh seorang perempuan muda berinisial N (20), terbungkus plastik dengan ari-ari masih menempel di tubuhnya.
Warga setempat segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Tanralili, berharap mendapat kejelasan atas kasus yang menyentuh hati tersebut.
Namun, di balik cerita penemuan bayi ini, sebuah fakta mengejutkan terungkap. Bayi itu ternyata adalah anak kandung dari N, perempuan yang melaporkan penemuannya sendiri.
Fakta Terungkap di Balik Skenario
Kasatreskrim Polres Maros, Iptu Aditya Pandu, menjelaskan bahwa N melahirkan bayi tersebut seorang diri pada dini hari, pukul 04.00 WITA, Selasa, 7 Januari 2025.
Dua jam setelahnya, ia menyusun skenario seolah menemukan bayi di halaman rumahnya sendiri untuk menutupi aib kehamilan di luar nikah.
"Awalnya, N mengaku menemukan bayi di halaman rumahnya. Namun, saat dimintai keterangan lebih lanjut, ia terlihat kebingungan dan sering mengubah informasi yang diberikan," ujar Aditya, Kamis, 9 Januari 2024.
Setelah penyelidikan lebih dalam, terungkap bahwa N hamil akibat hubungan di luar nikah dengan kekasihnya berinisial F (21).
Baca Juga: Belum Mau Rehabilitasi, Ini Jenis Narkoba yang Dikonsumsi Wakil Bupati Maros
Karena takut ketahuan oleh keluarganya, N mencoba menyembunyikan fakta dengan berpura-pura menemukan bayi tersebut.
Bayi dalam Kondisi Sehat
Kapolsek Tanralili, Ipda Zulfadli, menyampaikan bahwa bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan dalam kondisi sehat meskipun baru saja dilahirkan.
Bayi tersebut memiliki berat badan normal sekitar 2 kilogram dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
"Anaknya dalam keadaan sehat, masih ada tali pusarnya waktu ditemukan," jelas Zulfadli.
Ia menambahkan bahwa bayi itu diletakkan di pekarangan rumah tepat di bawah pohon cabai, hanya dua hingga tiga jam setelah dilahirkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Masuk Kategori Cukup Bebas, Sulsel Jadi Sorotan dalam Rakor Kemerdekaan Pers di Makassar
-
Tanpa Antre di Saudi! Jemaah Haji Embarkasi Makassar Kini Bisa Langsung ke Hotel
-
Andi Sudirman Canangkan Kota Parepare Pusat Pertumbuhan Baru Sulsel
-
Wow! Hampir 50 Persen Penduduk Sulsel Masuk Kategori Penerima Bansos
-
Proyek PSEL Makassar Rp3 Triliun Terancam Gagal, Investor Ancam Bawa ke Arbitrase Internasional