SuaraSulsel.id - Aksi pencabulan kepada santriwati di pondok pesantren terjadi lagi. Korbannya bahkan mencapai 20 orang.
Peristiwa ini terjadi di Ponpes Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Pelakunya, AH (40) adalah seorang guru di pondok pesantren tersebut.
Berdasarkan penyelidikan sementara, kasus ini terungkap setelah salah seorang korban curhat ke sesama santriwati.
Korban menyebut diraba-raba oleh pelaku saat disuruh menyetor hafalan ayat suci Al Quran.
Dari curhatan tersebut akhirnya diketahui korban tak hanya satu. Perlakuan yang sama juga dialami santriwati lainnya.
"Iya, modusnya sama. Dugaan (pelecehan) saat diminta setor hafalan," kata Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Aditya Pandu, Kamis, 5 Desember 2024.
Ketika mengumpulkan hafalan, para santriwati ada yang dipegang paha dan pundaknya, diraba bahkan tangan terduga pelaku dimasukkan ke baju.
Sementara, para korban tidak melakukan perlawanan dikarenakan pelaku adalah ustaz atau guru yang mengajar di pesantren.
Kata Aditya, peristiwa tersebut terjadi pada 4 November lalu, namun kasus ini baru dilaporkan ke polisi oleh orang tua korban pada Senin lalu.
Baca Juga: "Butuh Uang, Mau Berapa?" Chat Mesum Mahasiswa Makassar Bikin Resah, Korban Lapor ke Medsos
"Baru diketahui orang tuanya sehingga laporan baru masuk hari Senin, kemarin," sebutnya.
Aditya menegaskan kasus ini tengah dalam penyelidikan. Polisi juga sementara memeriksa AH.
"Terlapor sementara diperiksa di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak," sebutnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
Film Asal Toraja Ini Panen Pujian di Eropa
-
Misteri Dana Rp5 Miliar Penggusuran Lahan Laoli, DPRD Luwu Timur Tak Merasa Menganggarkan
-
Warga Semangat Dukung Program Pilah Sampah, Tempat Sampah Depan Rumah Malah Dicuri
-
Pegawai PPPK Korban Ketua DPRD Bone Dibujuk 3 Hari 3 Malam
-
Jufri Rahman: Wastra Sulsel Terus Dikembangkan Agar Berdaya Saing