Eks bakal calon wakil Bupati Maros Suhartina Bohari mengaku sempat mengonsumsi obat tidur. Sebelum deklarasi maju di Pilkada 2024.
Hal tersebut yang membuatnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) maju pada Pilkada Maros 2024. Padahal Suhartina yang sedianya akan mendampingi Chaidir Syam, akan melawan kotak kosong.
Suhartina didiskualifikasi oleh KPU karena dinyatakan gagal pada tes kesehatan. Kabar berhembus, ia diduga positif narkoba.
"Memang sehari sebelum deklarasi, saya mengonsumsi obat tidur," ujarnya pada media, Minggu, 15 September 2024.
Namun, ia menegaskan hanya mengonsumsi obat tidur dosis tinggi. Sebelum tes kesehatan di Rumah Sakit Pendidikan Unhas. Ia tidak menggunakan obat terlarang.
"Penggunaannya pun sudah sesuai resep dokter dari RSUD La Palaloi Maros," sebutnya.
Suhartina mengatakan ia terpaksa minum obat tidur karena punya masalah pribadi dan keluarga. Dan ternyata, hal tersebut berefek pada kesehatannya.
"Dan ternyata berefek juga pada pemeriksaan kesehatan saya. Pada akhirnya dinyatakan tidak memenuhi syarat," ucapnya.
Suhartina mengaku kaget tiba-tiba dinyatakan tidak memenuhi syarat. Padahal saat pemeriksaan kesehatan, ia sudah menyampaikan ke tenaga pemeriksa.
Baca Juga: Dapat Kartu Merah KPU, Ini Sosok Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari
Kendati demikian, ia mengaku menerima keputusan tersebut dengan lapang dada. Suhartina juga akan mencabut gugatannya ke Bawaslu Maros.
"Iya, (cabut gugatan) itu hasil keputusan bersama keluarga," sebutnya.
Suhartina pun berharap penyelenggaraan Pilkada di Maros bisa berlangsung dengan aman dan damai. Ia meminta maaf atas kegaduhan yang sempat terjadi.
Wakil Bupati Maros itu menambahkan, keputusan menunjuk Mutazim Mansyur sebagai pendamping Chaidir Syam di Pilkada Maros sudah atas keputusan bersama. Termasuk persetujuannya sebagai ketua Golkar Maros.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU