Diketahui, bakal Paslon Chaidir-Suhartina adalah petahana pada Pilkada Maros 2024 dan akan melawan kotak kosong.
Pasangan ini diusung 16 parpol yaitu PAN, Golkar, PDIP, Nasdem, Gelora, Hanura, PPP, PKS, Perindo, Gerindra, PBB, PKB, PSI, Partai Buruh, PKN, dan Demokrat.
Hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari Suhartina Bohari terkait keputusan KPU yang menolak pencalonannya karena alasan kesehatan.
Sosok Suhartina Bohari
Suhartina Bohari lahir di Maros pada 13 Juli 1981. Saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Maros.
Dia adalah politikus wanita dan menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Maros saat ini.
Tina sapaannya juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD Maros dua periode, yakni tahun 2009–2014 dan 2014–2019.
Tina pernah mencoba peruntungan ke tingkat DPR RI dari partai PAN. Sayangnya gagal.
Sebelum terjun ke dunia politik, ia adalah seorang pedagang dan punya show room mobil.
Baca Juga: Bakal Calon Wakil Bupati Maros Andi Suhartina Positif Narkoba? Ini Penjelasan Resmi KPU
Riwayat pendidikan
SD - Muhammadiyah Indonesia Maros (sekarang bernama SD Muhammadiyah 2 Maros) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (1989–1996)
SMP - Negeri 3 Baju Bodoa (sekarang bernama SMP Negeri 11 Maros Baru) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (1996–1999)
SMA - Rama Sejahtera di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (2000–2003)
S1 - Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Hasanuddin di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (2003–2006)
S2 - Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Hasanuddin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Mengenal Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah: Bikin Sekolah Lebih Manusiawi atau Sekadar Slogan?
-
50 Keluarga di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian
-
Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT
-
2.557 Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng untuk Kibarkan Merah Putih, Begini Situasi Terkini
-
Begal Beraksi di 18 Lokasi di Kota Kendari Ditangkap