SuaraSulsel.id - Bakal Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel, Mohammad Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad sudah mulai menyusun tim pemenangan. Namanya Menara atau Markas Perlawanan Rakyat.
Danny Pomanto, sapaan Ramdhan, mengatakan akan mengumpulkan sekitar 600 relawan. Untuk melakukan rapat konsolidasi sebelum mendaftar.
Ratusan relawan inti inilah yang tergabung di Menara.
"Kami tidak pakai ketua tim pemenangan. Kami pakai sistem majelis, sistem Menara (Markas Perlawanan Rakyat). Nanti mereka tunjuk sendiri ketuanya siapa," ujarnya, Selasa, 27 Agustus 2024.
Wali kota Makassar itu menambahkan, sejumlah komunitas dari berbagai daerah seperti Jeneponto, Gowa, Takalar, Sinjai, dan daerah lainnya juga turut mendukung.
Komunitas ini akan mengantarkan Danny Pomanto pada pendaftaran sebagai calon Gubernur di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Kamis, 29 Agustus 2024 nanti.
Kata Danny, usai mendaftar di KPU, ia dan Azhar Arsyad akan menuju ke Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) di kawasan Centre Point of Indonesia (CPI). Disana akan dilakukan deklarasi di atas Perahu Phinisi.
Lalu, setelah deklarasi akan dilanjutkan dengan zikir bersama di kawasan Pantai Losari.
"Kita mau berzikir, kan malam Jumat," ucapnya.
Baca Juga: Danny Pomanto Uji Coba Makan Siang Gratis, Anggarannya Dari Sini
Sejauh ini, pasangan Danny-Azhar didukung oleh tiga partai politik. Yakni PPP, PDIP, dan PKB.
Danny Pomanto memastikan sejumlah parpol non parlemen juga akan bergabung mengusung pasangan dengan slogan DIA.
"Ada Partai Buruh sudah fix. Masih ada tiga yang akan menyusul," tambahnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
2.557 Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng untuk Kibarkan Merah Putih, Begini Situasi Terkini
-
Begal Beraksi di 18 Lokasi di Kota Kendari Ditangkap
-
Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka
-
Nekat Menambang Sembunyi-sembunyi, 5 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat