Orang yang menelpon itu mengaku Paspampres dari istana dan diutus langsung oleh Presiden Jokowi menghubunginya.
"Dia tanya data diri dan anak-anak, saya sempat berfikir apa ini penipuan. Tetapi Paspampres meyakinkan. Hingga akhirnya ia mulai sadar kalau ini betulan perintah dari presiden," ucap Yeyen tak kuasa menahan air matanya.
Setelahnya, Dinas Kesehatan Gorontalo datang menemui dan melihat kondisi Akbar. Mereka lalu diminta untuk berangkat ke Makassar menjalani pemeriksaan.
"Saya punya dua anak yang mengalami gangguan pendengaran. Tapi untuk saat ini yang di operasi dulu baru Akbar," ungkapnya.
Baca Juga: Lomba Mewarnai Bendera Generasi Alfa, Upaya Jaga Nasionalisme di Era Digital
Pemasangan alat bantu tersebut merupakan bantuan dari Presiden Jokowi dan Kementerian Kesehatan RI. Operasi berjalan lancar dan memakan waktu sekitar 4 jam.
Ini dilakukan di kamar bedah sentral RS Wahidin sudirohusodo Makassar, Senin kemarin.
Operasi bertujuan untuk memperbaiki fungsi pendengaran dengan mengambil alih fungsi koklea yang dapat mengubah gelombang suara, berupa energi mekanik menjadi impuls listrik.
Dokter THT RS Wahidin sekaligus ketua tim Profesor Eka Savitri mengatakan Akbar mengalami gangguan pendengaran atau penyakit bawaan sejak lahir.
Persiapan operasi dilakukan sejak beberapa bulan sebelumnya. Dimulai dari pemeriksaan pendengaran, pemeriksaan CT Scan dan MRI, pemasangan ABD, pemeriksaan.
Baca Juga: Presiden Jokowi Kalah di Pengadilan, Abdul Hayat Gani Kembali Berkantor di Pemprov Sulsel
"Kami telah menerima pasien rujukan ini dari RS Gorontalo sejak bulan Juli dan kami langsung membentuk tim guna mensukseskan dan mengupayakan yang terbaik bagi pasien Akbar," ucapnya.
Berita Terkait
-
Belum Lebaran ke Megawati, Jokowi Disebut Masih Komunikasi dengan PDIP Lewat Puan
-
Curhatan Hati Gala Sky Rayakan Lebaran, Ingin Vanessa Angel Hidup Lagi
-
Perjalanan Karier Dita Karang: Idol Kpop Asal Indonesia Umumkan Hengkang dari SECRET NUMBER
-
Surya Sahetapy Nangis saat Dikabari Ray Sahetapy Meninggal, Langsung Pesan Tiket dari AS Jam 5 Pagi
-
7 Potret Kenangan Ray Sahetapy Bersama Anak Cucu, Ayah dan Kakek Terbaik!
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Berpartisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Minyak Telon Lokal Kini Go Global
-
Primadona Ekspor Sulsel Terancam! Tarif Trump Hantui Mete & Kepiting
-
Alarm Pagi Bikin Stres? Ini 9 Trik Jitu Kembali Produktif Setelah Liburan
-
BREAKING NEWS: Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Wilayah Luwu Timur
-
Terungkap! Penyebab Karyawan Perempuan Tewas Tergantung di Kamar Kos Makassar