SuaraSulsel.id - Sehubungan beredarnya secara luas video dari siaran langsung LIVE YouTube Celebesmedia.id pertandingan antara Hasanuddin FC Makassar vs Lapatau Bone (U-12) pada PSM National Championship 2024 U-10 & U-12, dimana diduga terjadi perilaku tidak jujur dan tidak sportif yang ditunjukkan siswa (anak) Hasanuddin FC, kami dari Celebes Filanesia Sport Management selaku penyelenggara kejuaraan tersebut perlu memberi respon sebagai berikut:
1. PSM National Champioship 2024 U-10 & U-12 diselenggarakan dari tanggal 4 Juli sampai 7 Juli 2024 dengan peserta 24 tim U-10 dan 28 Tim U-12 di Lapangan FIK Universitas Negeri Makasssar, Banta-bantaeng, Makasssar.
Ini merupakan Kejuaraan Nasional tahunan yang ketiga kalinya, dan telah beberapa kali dilaksanakan untuk tingkat lokal.
2. Kejuaraan tersebut merupakan serial kejuaraan yang kami programkan setiap tahun. Pada tanggal 9 Juni sampai 16 Juni 2024, kami juga telah menggelar Turnamen PSM Cup 2024 U-15 dengan 16 tim peserta dari Makassar, Parepare, Sidrap, Ternate, dan Samarinda.
Untuk 2024 ini, kami menjadwalkan PSM Cup U-17 pada Oktober sampai November dalam rangka memperingati HUT PSM ke-109.
3. Setiap kejuaraan yang kami selenggarakan kami tetap berpedoman pada regulasi-regulasi yang ada, seperti penyampaian aturan-aturan pertandingan, screening pemain, menggelar technical meeting dan pengundian jadwal pertandingan.
Di samping itu, kami juga meminta rekomendasi Askot/Asprov PSSI, Dispora, perizinan dari Kepolisian, penyediaan ambulans dan tim medis, wasit yang direkomendasikan Askot PSSI Makassar, serta pengamanan internal dari perusahaan pengamanan profesional.
4. Selain dari Makassar sendiri, tim peserta PSM National Championship 2024 U-10 & U-12, juga berasal dari Gowa, Parepare, Enrekang, Bone, Serui, Tidore, Kolaka, Kendari, Ternate, Samarinda Kaltim.
Hal itu menunjukkan antusiasnya pembina Sekolah Sepak Bola (SSB) usia dini untuk mengikuti kejuaraan ini, dan hal tersebut patut diapresiasi karena tujuan utama serial kejuaraan yang kami selenggarakan ini semata-mata hanyalah untuk merangsang aktifnya SSB melakukan pembinaan secara konsisten dan berkelanjutan.
Baca Juga: Viral! Diduga Praktik Sepak Bola Gajah Saat PSM National Championship U-12
5. Oleh karena itu, kami menyelenggarakan siaran langsung LIVE Youtube, dengan harapan kegiatan ini dapat tersebarluaskan dan dapat disaksikan masyarakat yang tidak sempat datang ke arena pertandingan, sekaligus sebagai motivasi bagi SSB untuk terus melakukan pembinaan.
6. Meski demikian, sangat disayangkan dan disesalkan dengan adanya peristiwa yang patut dicatat sebagai “noda” turnamen, dimana dalam siaran langsung terlihat adanya perilaku “permainan” yang tidak menjunjung sportivitas olahraga, melanggar spirit fair play, khususnya sepakbola dari dua tim yang bertanding pada Sabtu (6 Juli 2024) pagi antara Hasanuddin FC vs Lapatau Bone, (U-12) sebagaimana yang kemudian beredar luar di media sosial.
7. Panitia yang bertugas memantau pertandingan langsung melaporkan ke grup kepanitiaan mengenai kejadian “tidak sportif” tersebut. Segera setelah pertandingan usai (2x10 menit), Direktur Pertandingan, Arif Rijal, Panitia Pelaksana dan Wasit yang memimpin pertandingan segera memanggil rapat Pelatih dan Official Hasanuddin FC Makassar untuk mengklarifikasi peristiwa tersebut.
8. Pada saat itu, Pelatih & Official Hasanuddin FC menyatakan tidak ada niat dan maksud melakukan pengaturan skor (match fixing). Sebelum peristiwa itu terjadi, kepada siswa atau pemainnya, pelatih mengaku hanya menyampaikan motivasi bahwa “jika berhasil meraih hasil seri saja, maka Hasanuddin FC sudah lolos ke babak 16 besar”.
Diduga, pernyataan itulah kemungkinan yang ditangkap dan diartikan oleh anak-anak Hasanuddin FC sebagai “suatu keharusan untuk mencapai hasil seri saja”. Jadi diduga terjadi miskomunikasi dan misinterpretasi antara pelatih dan official dengan pemainnya.
9. Dapat kami tambahkan bahwa sampai peristiwa itu terjadi, lawan Hasanuddin FC (Grup A) di babak selanjutnya, yaitu Babak 16 Besar, belum jelas karerna Grup H masih menunggu urutan tiga terbaik yang akan lolos ke Babak 16 Besar. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa peristiwa itu bukan untuk menghindari atau memilih lawan pada Babak 16 Besar.
10. Meski demikian, Direktur Pertandingan bersama Panitia dan Wasit sepakat tetap memberikan dua pilihan sanksi, yakni diskualifikasi atau pengurangan poin kepada Hasanuddin FC.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terungkap! Ini Alasan Pengunduran Diri Massal Kepsek SMA/SMK di Sulsel
-
Lari dari Siksa Suami, Istri Oknum Dosen UNM Resmi Lapor Polisi: Begini Kata Pihak Kampus
-
Proyek Strategis Nasional Blok Masela Dikawal Ketat Polisi
-
Lulusan SMA Unggulan Makassar Jual Es Kopi Keliling: Kisah Wahyudi dan Mimpi yang Tertunda
-
Tiga Tahun Daeng Sangkala Lumpuh di Gubuk Sederhana