SuaraSulsel.id - Wali kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto geram mendengar ada siswa SMPN 4 Makassar jadi korban perundungan di sekolah.
Danny Pomanto sapaannya meminta agar Dinas Pendidikan segera menyelidiki kejadian tersebut.
"Saya sudah suruh untuk diselidiki. Ini harus diselidiki," ujar Danny saat dikonfirmasi, Jumat, 14 Juni 2024.
Perundungan tersebut diketahui terjadi pada bulan Mei 2024 lalu di SMPN 4 Makassar, di Jalan Pongtiku. Namun, videonya baru viral di media sosial.
Dalam video yang dilihat SuaraSulsel.id, korban sedang di kelilingi oleh sejumlah siswa lainnya. Tiba-tiba kepalanya ditendang dan dikata-katai.
Parahnya, korban adalah seorang disabilitas. Ia juga merupakan anak yatim.
Hal tersebut yang membuat Danny Pomanto geram.
"Harus diselidiki. Harus dikontrol baik-baik," tegasnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Muhyiddin membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku pelaku bully itu adalah teman sekelas dengan korban.
Baca Juga: PT Vale Kolaborasi PSM Makassar Gelar Talent Scouting dan Coaching Clinic
"(Terduga pelaku) teman sekelasnya. Kami sudah turun ke sekolah untuk minta keterangan," ujarnya.
Kata Muhyiddin, pihak keluarga memilih melaporkan kasus ini ke polisi. Karena korban mengalami kekerasan secara fisik.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sulawesi Selatan Matangkan Persiapan HKG PKK Nasional 2026
-
Amran Sulaiman Curhat Masa Kuliah hingga Donasi Rp300 Juta untuk SAR Unhas
-
Pemprov Sulsel: Pengadaan Kendaraan Dinas Berbasis Efisiensi Aset
-
Geger WNA Asal China Punya KTP Indonesia, Modus Licik 'Ubah Usia' Terbongkar di Makassar
-
Calon Pengantin Pria Ternyata Perempuan, Ketahuan Gara-Gara Uang Panai Rp250 Juta