SuaraSulsel.id - Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly turut angkat bicara soal kasus kematian Vina Arsita Dewi atau Vina Cirebon. Menurutnya, seluruh mata saat ini tertuju ke penanganan kasus tersebut.
Ia pun meminta agar polisi segera mengungkap kasus tersebut secara profesional. Kata Yasonna, warga Indonesia menuntut agar kasus ini bisa diungkap secara terang benderang.
"Kita Minta kepolisian republik Indonesia menuntaskan kasus ini dengan baik. Ini sudah bukan hanya di Jawa Barat, tapi juga se Indonesia menuntut," ujar Yasonna usai meresmikan Kantor Wilayah Hukum dan HAM di Makassar, Jumat, 14 Juni 2024.
Yasonna mengatakan ada kecurigaan publik terhadap tersangka yang sudah ditahan polisi saat ini, bukanlah pelaku sebenarnya. Olehnya, ia berharap polisi segera membuktikan perkara ini agar tidak menjadi asumsi liar.
Baca Juga: Bripka Sarlin Suleman dan Brigpol Muhamad David Kalapati Dipecat Sebagai Anggota Polri
"Karena memang ada kecurigaan- kecurigaan dan itu harus dibuktikan, bahwa yang ada (pelaku) sekarang menjalani hukuman bukan pelaku," tuturnya.
Politikus PDIP itu menegaskan jangan sampai kasus salah tangkap terjadi lagi. Ia berharap profesionalitas dan kerja cepat kepolisian dibutuhkan untuk mengungkap kematian Vina.
"Dalam hal ini kita berharap Polri dapat menuntaskan dengan baik sehingga jelas siapa sebetulnya pelakunya dan membawanya ke peradilan. Itu yang kita dorong," ucapnya.
Diketahui, kasus ini menjadi sorotan publik usai film berjudul "Vina: Sebelum 7 Hari" muncul di bioskop. Sebab, dari film itu terungkap ternyata ada tiga tersangka yang belum tertangkap sejak tahun 2018.
Mereka adalah Pegi alias Perong (30), Andi (31), dan Dani (28).
Baca Juga: Anak Korban Rudapaksa Oknum Polisi di Ambon Dapat Pendampingan Khusus
Pada 21 Mei 2024, polisi melakukan sudah menangkap Pegi alias Perong. Ia diduga otak dari kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Vina.
Berita Terkait
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
-
Viral! Istri Polisi Joget di Zebra Cross, Suami Kena Skors
-
Perusahaan Travel Dipolisikan Kasus Penipuan Modus Kode Booking Palsu, Korban Rugi Miliaran Rupiah
-
Serahkan ke Polisi soal Temuan Ladang Ganja di Bromo, Kemenpar: Itu Destinasi Ramah Lingkungan
-
Kapolri Perintahkan Seluruh Polisi yang Pantau Arus Mudik Bersiaga hingga Subuh, Kenapa?
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Berpartisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Minyak Telon Lokal Kini Go Global
-
Primadona Ekspor Sulsel Terancam! Tarif Trump Hantui Mete & Kepiting
-
Alarm Pagi Bikin Stres? Ini 9 Trik Jitu Kembali Produktif Setelah Liburan
-
BREAKING NEWS: Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Wilayah Luwu Timur
-
Terungkap! Penyebab Karyawan Perempuan Tewas Tergantung di Kamar Kos Makassar