SuaraSulsel.id - Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menyatakan sebanyak empat imigran etnis Rohingya yang ditampung di Kuala Parek, Kecamatan Sungai Raya, dipindahkan ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Kepala Bidang Politik Pemerintahan dan Keamanan pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh Timur Syamsul Bahri, mengatakan keempat imigran tersebut dipindahkan karena alasan gangguan kesehatan mental.
"Empat orang ini merupakan satu keluarga yang terdiri istri dan suami serta dua anak laki-laki. Pemindahan mereka difasilitasi lembaga internasional, IOM dan UNHCR," kata Syamsul Bahri, Selasa 11 Juni 2024.
Empat imigran etnis Rohingya yang dipindahkan ke Kota Makassar tersebut yakni Huda (30), Aisyah (26), serta dua anaknya, Shohid (8) dan Nahib Mohammad (5).
"Mereka diberangkatkan menggunakan pesawat komersial melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Mura, Blangbintang, Aceh Besar," katanya.
Ia menyebutkan dengan pemindahan keempat imigran etnis Rohingya tersebut maka saat ini tersisa 128 orang di penampungan sementara Kuala Parek.
Sebelumnya, sebanyak 137 imigran tersebut mendarat di Pantai Kuala Parek, Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (1/2/2024) sekira pukul 04.00 WIB. Mereka terdiri 40 laki-laki dewasa, 47 wanita dewasa, 23 anak perempuan dan 27 anak laki-laki.
Seratusan imigran tersebut keluar dari Cox s Bazar, lokasi pengungsian di Bangladesh, dengan menumpang kapal kayu sejak 5 Desember 2023. Setelah mengapung 55 hari di laut, akhirnya 137 imigran itu mendarat di Pantai Kuala Parek.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Listrik Sulsel Mulai Dipadamkan, Pemprov Sulsel Terima Laporan Penyebabnya
-
PSM Makassar Belanja Besar-Besaran, 10 Pemain Asing Sudah Dikunci
-
Kapolri Ganti Kapolres Barru, Tana Toraja, Hingga Luwu Timur
-
Pemadaman Listrik Bergilir 2 Jam Sehari di Sulsel
-
Kinerja Makin Solid, BRI Raih Laba Rp31,2 Triliun pada Triwulan II 2026