SuaraSulsel.id - KM Umsini milik PT Pelni terbakar, Minggu, 9 Juni 2024, pagi. Kapal terbakar saat bersandar di Pelabuhan Makassar.
KM Umsini diketahui berlayar dari Kupang, menuju Makassar, lalu hendak ke Tanjung Priok, Jakarta.
Kepala Cabang PT Pelni Makassar Muhammad Jabir, mengatakan kapal terbakar di bagian motor bantu. Saat ini Pelni sudah menurunkan tim khusus untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran.
"Itu titiknya di motor bantu yang terbakar. Kami sudah turunkan tim khusus untuk penyelidikan," ujar Jabir saat dikonfirmasi.
Kata Jabir, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan yang sedang dilakukan. Sementara saat kejadian, kapal diketahui mengangkut sekitar 1.000 penumpang.
"Semua penumpang dalam keadaan selamat. Api juga sudah berhasil dipadamkan saat ini," jelasnya.
Sekadar diketahui, Kapal Umsini adalah salah satu kapal penumpang milik PT Pelni.
Penamaan Umsini diambil dari nama sebuah gunung yang terletak di Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Kapal ini melayani rute Kijang - Jakarta - Surabaya - Makassar - Bau-Bau - Maumere - Larantuka - Lewoleba - Kupang (PP).
Baca Juga: KM UMSINI Terbakar, Penumpang Panik Lompat Dari Atas Kapal
KM Umsini juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas seperti tempat tidur, pendingin ruangan, makanan, restoran, salon dan mushola.
Kapal ini diproduksi oleh pabrik kapal asal Papenburg, Jerman, Meyer Werft.
KM Umsini dibuat tahun 1985 dengan total kapasitas penumpang sebanyak 1.737 orang.
Saat musim Covid, PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) bersama Pemerintah Kota Makassar menjadikan KM Umsini sebagai lokasi isolasi apung untuk pasien Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
5 Pekerja Tewas Tertimbun, Polisi Tutup Total Tambang Emas Ilegal di Pohuwato
-
TNI AL Kibarkan Bendera Merah Putih di Perairan Teluk Palu
-
Unhas Kirim Tim Medis dan Mahasiswa KKN Tanggap Bencana ke NTT
-
Mengenal Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah: Bikin Sekolah Lebih Manusiawi atau Sekadar Slogan?