SuaraSulsel.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan merilis dua kabupaten memenuhi syarat dalam mengajukan pendaftar calon perseorangan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, yakni Kepulauan Selayar dan Pinrang.
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Sulsel Ahmad Adiwijaya, mengatakan ada lima kabupaten/kota yang telah melakukan penyerahan berkas secara dukungan atau pengajuan perseorangan pada Pilkada 2024.
Daerah tersebut yaitu Kabupaten Selayar, Pinrang, Wajo, Jeneponto, dan Takalar.
"Hanya ada dua kabupaten yang diterima dan memenuhi syarat, yaitu Kabupaten Selayar dan Pinrang. Tiga kabupaten lainnya yakni Kabupaten Wajo, Jeneponto dan Takalar dikembalikan karena tidak memenuhi syarat dukungan yang diserahkan," kata dia, Selasa 14 Mei 2024.
Adiwijaya memastikan bahwa dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang akan melaksanakan pilkada serentak 2024, hanya dua daerah yang akan diwarnai dengan pendaftar perseorangan untuk menjadi kepala daerah.
Selain kepala daerah di kabupaten/kota, pendaftaran perseorangan untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel juga nihil sehingga dipastikan Pilgub Sulsel melalui jalur partai politik.
"Berarti dapat dipastikan 22 kabupaten lainnya itu tidak akan ada calon perseorangan yang mendaftar di Agustus nanti, Pilkada untuk Gubernur dan Wakil Gubernur di Sulsel juga demikian," kata komisioner KPU Sulsel tersebut.
Berdasarkan peraturan, ada dua jalur seorang warga negara dapat menggunakan hak politiknya sebagai bakal calon kepala daerah dalam mengikuti pilkada, yaitu melalui jalur perseorangan dan jalur partai politik.
Dengan demikian, 22 daerah di Sulsel hanya akan menggunakan jalur partai politik dan dua daerah akan menggunakan jalur perseorangan dan jalur partai politik pada kontestasi Pilkada 2024.
"Sementara pada jalur partai politik itu ada dua skema yang bisa digunakan pertama partai politik memiliki 20 persen kursi di DPRD yang bersangkutan, atau 25 persen suara sudah secara nasional di Pemilu DPRD yang bersangkutan," katanya.
Berita Terkait
-
Kak Seto Ungkap Pemicu Siswa SMA Sodomi 16 Anak di Pinrang: karena Tekanan yang Selalu Berat
-
Siswa SMA di Pinrang Jadi Pelaku Sodomi, KPAI Minta Proses Hukum Tetap Pakai UU Peradilan Anak
-
Siapa Fajar Alfian? Tulis Komentar Body Shaming ke Ibu-ibu yang Orasi di KPU
-
Alasan Efisiensi, KPU Tiadakan Kampanye Akbar di PSU Pilkada 2024
-
KPU: Dua Kabupaten Tak Ada Dana untuk Gelar PSU
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Dosen Unismuh Makassar Dikirim Kemenkes Bantu Korban Gempa Myanmar
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka