Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Senin, 22 April 2024 | 12:41 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat meresmikan Bandara Panua Pohuwato di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Senin (22/4/2024) [Suara.com/Biro Pers Sekretariat Presiden]

Peresmian ditandai dengan mendorong tuas untuk membunyikan sirene.

Peresmian Bandara Panua didampingi Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono, Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya dan Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga.

Presiden Jokowi tiba di Bandara Panua sekitar pukul 07.51 WITA dengan menumpangi pesawat City Link tipe ATR 72-600 dari Bandara Djalaluddin Gorontalo.

Jokowi lalu meninjau fasilitas gedung terminal dan mendengarkan paparan dari Menhub Budi Karya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Main Bola Bersama Anak 13 Tahun di Gorontalo

Presiden Jokowi menilai eksistensi bandara sangat penting untuk bersaing dengan negara lain agar kecepatan mobilitas orang dan logistik lebih baik lagi.

Perputaran ekonomi bisa semakin berkembang. “Karena ke depan bukan negara besar mengalahkan negara kecil tapi negara cepat mengalahkan negara lambat. Oleh sebab itu kita perlu cepat. Saya senang Alhamdulillah Bandara Panua di Pohuwato ini telah selesai. Tadi Pak Menteri Perhubungan bilang menghabiskan Rp473 miliar ini duit semua. Gede banget,” kata Jokowi.

Presiden menilai panjang landasan yang hanya 1.200 x 30 meter masih sangat pendek.

Ia meminta Menteri Perhubungan memperpanjang agar bisa didarati pesawat jenis lain.

“Saya lihat 1.200 itu masih belum didarati ATR full. Masih enggak bisa. Oleh sebab itu, saya perintahkan landasan pacu untuk ditambah. Paling lambat tahun depan kalau bisa tahun ini. Insya Allah," katanya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Akan Resmikan SMK 1 Rangas Mamuju

Menteri Perhubungan RI Budi Karya menyebut Bandara Panua Pohuwato merupakan bandara ke-25 dari 27 bandara yang dibangun.

Load More