SuaraSulsel.id - Hujan batu dan kerikil terjadi disebagian wilayah Pulau Tagulandang Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, imbas terjadinya erupsi Gunung Ruang, Rabu (17/4/2024).
Fawzy Moro Lontoh, Kepala KUA Kecamatan Tagulandang mengatakan ketika terjadi erupsi, sangat terasa di pulau Tagulandang bahkan beberapa kelurahan.
“Malam ini sempat terjadi hujan batu, atap rumah berdenting, bahkan gempa hari ini sampai ratusan kali terasa di pulau Tagulandang,” kata Lontoh yang juga warga Kelurahan Balehumara, kepada BeritaManado.com -- jaringan Suara.com, Rabu (17/4/2024).
Lontoh juga menyebutkan bahwa sebagian warga telah mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Tim SAR Gabungan juga telah siaga jika terjadi letusan susulan dari Gunung Ruang.
Basarnas Manado telah bersiap dalam penanganan bencana letusan Gunung Ruang yang saat ini terjadi di kepulauan Tagulandang.
Sejak kemarin, beberapa masyarakat yang terdampak letusan Gunung Ruang telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Tim SAR gabungan, termasuk Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Tagana, dinas kesehatan, dan potensi SAR lainnya, masih berjaga-jaga untuk mengamankan situasi jika terjadi letusan susulan.
Kepala Kantor SAR Manado, Monce Brury, melalui humas Feri Ariyanto, menyampaikan bahwa penanganan bencana letusan gunung ini harus sigap dan tanggap mengingat kemungkinan adanya letusan yang lebih besar sewaktu-waktu, yang dapat mengakibatkan evakuasi masyarakat ke radius yang lebih aman.
Baca Juga: Gunung Ruang Sulawesi Utara Meletus, Warga Mengungsi ke Pulau Tagulandang
"Saat ini, tim SAR gabungan telah mengevakuasi sebanyak 497 jiwa yang terdampak ke tempat yang lebih aman. Kami akan menempatkan personel di Tagulandang selama 7 hari ke depan sebanyak 24 personel, dan jika diperlukan, kami akan menambah personel untuk meningkatkan kecepatan penanganan masyarakat yang terdampak, sehingga kenyamanan dan keamanan masyarakat dapat terjamin dengan lebih baik," jelasnya dalam rilis pada Rabu (17/4/2024).
Selain itu, Tim SAR gabungan mengimbau seluruh masyarakat setempat yang masih beraktivitas di sekitar Gunung Ruang dalam radius 5 Km untuk menunda aktivitasnya sampai situasi dinyatakan aman.
"Tim SAR gabungan telah mendirikan posko di pendopo kantor camat induk Tagulandang. Jika ada aduan dari masyarakat yang terdampak yang belum dievakuasi, atau keluarga yang masih berkebun yang belum kembali, mereka dapat melapor di posko agar dapat dievakuasi secepat mungkin," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak
-
Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap
-
Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar
-
Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045