SuaraSulsel.id - Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin mengeluarkan edaran untuk seluruh Bupati dan Wali kota di 24 kabupaten/kota. Mereka diminta untuk menggerakkan warganya yang mampu agar bisa bersedekah di bulan Ramadan 1445 H.
Dalam surat bernomor 003.2/3442/Biro Kesra itu berisi warga yang berdomisili di wilayah Sulsel maupun di perantauan, yang memiliki kemampuan ekonomi yang lebih baik untuk bisa berbagi kebahagiaan kepada masyarakat di lingkungan sekitarnya.
Sekecil apapun bentuknya, antara lain berupa sembako, makanan, dan buah-buahan sesuai kemampuan dan keikhlasannya. Pelaksanaannya dilakukan sendiri oleh tiap warga secara sadar, sukarela, mandiri dengan caranya masing-masing.
Menurut Bahtiar, gerakan sosial ini adalah salah satu cara pemerintah provinsi bersama pemerintah daerah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan untuk membangkitkan dan menghidupkan kembali sifat-sifat dasar, karakter, dan kepribadian dasar serta budaya masyarakat Bugis, Makassar, Mandar dan Toraja yang sejatinya adalah terkenal sebagai masyarakat yang ringan tangan, suka membantu sesama dan menolong orang sekitarnya yang kurang mampu dimanapun berada.
"Jika ini dilakukan secara sistemik dan masif di seluruh pelosok Sulawesi Selatan, maka semestinya di wilayah Sulsel dalam waktu singkat tidak ada lagi warga yang stunting, gizi buruk dan atau disebut miskin ekstrem," demikian isi kutipan edaran tersebut.
Bagi Bahtiar, banyak sekali tokoh-tokoh Sulsel terkenal sebagai orang kaya dan sukses secara ekonomi. Namun ironisnya secara faktual di lingkungan sekitar kita di wilayah Sulsel masih terdapat banyak orang susah makan dan minum serta kurang gizi maupun miskin.
Kepekaan dan kepedulian sosial adalah merupakan potensi masyarakat yang harus dibangkitkan untuk mengatasi masalah sosial di daerah.
"Oleh karena itu saya minta dukungannya untuk dapat melakukan imbauan di seluruh masjid-masjid dan memanfaatkan seluruh forum- forum warga, jaringan organisasi sosial, dan instansi pemerintahan serta swasta, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kewanitaan dan lain-lain bersama-sama menggerakkan kesadaran individu dan kesadaran kolektif warga masyarakat Sulsel yang memiliki kemampuan ekonomi lebih baik dimanapun berada. Mohon diketuk hatinya untuk berpartisipasi dalam gerakan sosial berbagi kepada warga di lingkungannya dalam bulan suci Ramadhan 1445 H".
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sulsel Erwin Sodding mengatakan Pj Gubernur meminta masyarakat untuk memanfaatkan 10 hari terakhir ramadhan untuk berbagi kebahagiaan dengan warga yang membutuhkan. Hal ini diharapkan dilakukan bagi seluruh pihak, baik pengusaha ataupun warga yang punya rezeki lebih.
Baca Juga: Pj Gubernur Sulsel Buka Puasa Bersama Pimpinan Perguruan Tinggi dan Ketua BEM
"Entah itu dari sedekah materi atau immateri. Bisa juga melalui dukungan moril dan bakti sosial," ujarnya, Senin, 1 April 2024.
Pemprov Sulsel sendiri telah melakukan contoh berbagi kebahagiaan lewat pembagian bantuan sosial, sedekah 50 ribu bibit pohon, gerakan pangan murah dan penebaran benih ikan.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
BRI Tetapkan Dividen Rp52,1 Triliun, Cerminkan Kinerja dan Fundamental Kuat
-
BRI Ekspansi ke Timor Leste, Pegadaian Siap Layani UMKM
-
Kabid Propam Polda Sulsel Dilaporkan ke Mabes Polri, Diduga 'Bekingi' Sengketa Lahan
-
Kisah Nurdin dan Irwan: Tiga Dekade Menyelamatkan Sejarah dari Ancaman Lupa
-
Ditolak KUA, Ayah Tetap Nikahkan Anak di Bawah Umur dengan Pria 71 Tahun di Luwu