SuaraSulsel.id - Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu mengatakan bahwa negaranya siap untuk perang nuklir dari sudut pandang "teknis-militer"
“Dari segi teknis militer, kami tentu saja siap. Mereka (pasukan Rusia) selalu berada dalam kondisi siap tempur,” kata Putin saat wawancara dengan saluran TV pemerintah Rossiya-1.
Putin mencatat bahwa sudah menjadi “hal yang diterima secara umum” bahwa triad nuklir Rusia yaitu moda darat, laut, dan udara, lebih modern dibandingkan yang lain, dan menyatakan bahwa hanya Moskow dan Washington yang memiliki triad tersebut.
"Kami telah banyak membuat kemajuan disini. Milik kami lebih modern, dengan semua komponen nuklir. Secara umum, dalam hal operator dan biaya, kami memiliki persamaan, tetapi kami lebih modern,” kata Putin lebih lanjut.
Presiden Rusia itu kemudian melanjutkan bahwa AS memiliki rencana untuk meningkatkan modernitas triad nuklirnya, tetapi hal ini tidak berarti bahwa Washington siap memulai perang nuklir besok.
Mengomentari kemungkinan melakukan uji coba nuklir, Putin mengatakan Moskow menyadari pertimbangan AS atas uji coba tersebut berdasarkan keyakinan beberapa ahli bahwa uji coba hulu ledak tidak cukup hanya dilakukan di komputer.
"Jika mereka melakukan uji coba seperti itu, saya tidak mengecualikan, apakah kami memerlukannya atau tidak, masih perlu dipikirkan, tapi tidak menutup kemungkinan kami bisa melakukan hal yang sama,” ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Status Waspada! Gunung Karangetang Terus Muntahkan Lava Sejauh 1.000 Meter
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen
-
Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan
-
Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta
-
Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah PON Aceh-Sumatera Utara Langsung Ditahan