SuaraSulsel.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengutarakan harapannya bahwa Mahkamah Internasional (ICJ) dalam putusan yang segera dikeluarkan akan memutuskan bahwa serangan Israel di Gaza merupakan “genosida”.
“Saya percaya bahwa sebagai hasil dari tindak lanjut kami, hasil positif akan datang dari Mahkamah Internasional dan Mahkamah Pidana Internasional (ICC),” kata Recep Tayyip Erdogan kepada wartawan di Istanbul setelah shalat Jumat, 26 Januari 2024.
Putusan awal dalam kasus yang menyatakan bahwa serangan Israel terhadap Gaza melanggar Konvensi PBB tentang Genosida akan diumumkan pada hari Jumat pukul 1 siang waktu setempat (19.00 WIB) oleh pengadilan dunia itu di Den Haag.
Afrika Selatan yang mengajukan gugatan, meminta pengadilan memutuskan langkah sementara, mencakup agar Israel segera menghentikan operasi militer di Gaza, mengambil tindakan masuk akal mencegah genosida warga Palestina, dan memastikan mereka yang mengungsi dapat kembali ke rumah masing-masing dan mendapat akses ke bantuan kemanusiaan.
Baca Juga: WHO: Warga Palestina Antre Berjam-jam Untuk Mendapatkan Air dan Roti
Selama berbulan-bulan Turki telah menekan masyarakat internasional untuk melakukan lebih banyak untuk mengakhiri serangan mematikan Israel di Jalur Gaza dan memulihkan aliran makanan, obat-obatan, dan semua kebutuhan bagi 2 juta warga di wilayah kantong itu.
Israel melancarkan serangan mematikan di Jalur Gaza setelah serangan oleh kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober. Balasan Israel itu telah menewaskan 26.083 warga Palestina dan melukai 64.487 lainnya. Sementara hampir 1.200 warga Israel diyakini tewas dalam serangan Hamas.
Perang Israel telah menyebabkan 85 persen penduduk Gaza menjadi pengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan, sementara lebih dari separuh infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB. (Antara)
Berita Terkait
-
Lebih 50 Ribu Nyawa Melayang: Perempuan dan Anak Jadi Korban Mayoritas Agresi Israel
-
Hamas Konfirmasi Komandan Seniornya Terbunuh dalam Serangan Israel di Lebanon
-
Gaza Terancam Kosong? Israel Rebut "Zona Keamanan", Warga Takut Depopulasi Permanen
-
Israel Ancam Suriah: Campur Tangan Turki Jadi Alasan Utama?
-
Serangan Udara Israel Tewaskan Puluhan Orang di Sekolah Gaza: Hamas Jadikan Warga Sipil Tameng?
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
-
Gawat! Mees Hilgers Terkapar di Lapangan, Ternyata Kena Penyakit Ini
Terkini
-
Aklamasi Ketua IKA Fakultas Hukum, Munafri Ajak Unhas Berkolaborasi Bangun Kota Makassar
-
Tragis! Kebakaran Dini Hari di Tallo Renggut Nyawa Lansia, 10 Rumah Ludes
-
Semangat Baru Muhammadiyah Sulsel: Bangun Gedung 13 Lantai
-
3 Wisatawan Asal Wajo Meninggal Dunia di Pantai Harapan Ammani Pinrang
-
Rahasia Desa Wunut Klaten Berdaya dengan BRI dan Sejahterakan Warganya