SuaraSulsel.id - Pimpinan Media Indonesia memberikan apresiasi terhadap kinerja Bahtiar Baharuddin sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel).
Direktur Pemberitaan Media Indonesia, Abdul Kohar menilai, Bahtiar berhasil mengajak semua pihak untuk menciptakan suasana yang kondusif di Sulsel pada tahun politik ini.
"Sulsel ini dinamika politiknya luar biasa. Dalam situasi normal saja, orang luar menilai Sulsel itu keras, apalagi di tahun politik seperti sekarang. Tapi ternyata di kepemimpinan Bapak Pj Gubernur ini, Sulsel adem-adem, tenang-tenang saja. Ini layak diapresiasi dan dicontoh daerah lain," katanya, disadur dari rilis yang diperoleh, Selasa (16/01/2024).
Menurut Abdul Kohar, salah satu tugas pemimpin adalah menciptakan rasa aman bagi masyarakatnya. Mempertahankan kondusifitas wilayah, dan hal tersebut mampu dilakukan oleh Pj Gubernur Bahtiar.
Dalam pertemuan tersebut, Abdul Kohar juga menyampaikan ketertarikannya dengan program budidaya hortikultura yang digalakkan Pj Gubernur Sulsel. Budidaya pisang cavendish, nanas, dan nangka, sebagai komoditi ekspor untuk peningkatan ekonomi masyarakat, sekaligus menjaga keseimbangan alam.
"Ini sangat menarik. Dan sekarang, kelanjutannya bagaimana dan seperti apa, kami masih menunggu, karena itu sangat menarik," ungkapnya.
"Artinya adalah Pak Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin ini sudah mendapatkan potensi dari Sulsel, dan jika itu dijalankan secara konsistensi, itu sangat luar biasa, ekonomi tumbuh, kemiskinan ditekan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
5 Pekerja Tewas Tertimbun, Polisi Tutup Total Tambang Emas Ilegal di Pohuwato
-
TNI AL Kibarkan Bendera Merah Putih di Perairan Teluk Palu
-
Unhas Kirim Tim Medis dan Mahasiswa KKN Tanggap Bencana ke NTT
-
Mengenal Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah: Bikin Sekolah Lebih Manusiawi atau Sekadar Slogan?