"Setelah tim pendampingan meninggalkan ruang operasi, pasien dan pendonor sudah dalam keadaan sadar," ucapnya.
Ini yang pertama di RSWS dan kota Makassar. Masih ada enam pasien lainnya yang masuk daftar tunggu operasi, kata Haerani.
Soal biaya, untuk saat ini semua ditanggung BPJS Kesehatan sampai pasien pulang. Namun, jika dihitung, menghabiskan biaya sekitar Rp400 juta.
"Total biaya itu kalau dihitung-hitung Rp400 juta dan ini sudah mendapatkan manfaat seumur hidup. Dibanding harus cuci darah terus-terusan," kata Haerani.
Dokter spesialis bedah itu berharap pasien gagal ginjal kembali mempercayakan rumah sakit Wahidin Sudirohusodo untuk penanganan transplantasi ginjal. Sebab, saat ini pihaknya sudah berhasil membuktikannya.
"Target kita ke depan RSWS ini sudah bisa menjadi rumah sakit transplantasi juga," harapnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Pemkot Kendari Resmi Larang Pengecer Jual BBM Subsidi
-
Geng Motor Makin Brutal, Polisi Makassar Diserang Busur hingga Patah Tangan
-
Cek Fakta: Benarkah E-Tilang Mulai Berlaku di Makassar? Polisi Buka Suara
-
BRI dan Syailendra Capital Bahas Peluang Investasi Syariah di Sharia Wealth Forum 2026
-
Dibekingi Siapa? 3 Ton Sianida Asal Filipina Masuk Gorontalo