SuaraSulsel.id - Malang nasib dialami ML (14), seorang pelajar di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Ia diduga jadi korban rudapaksa teman dekatnya yang merupakan anak dari seorang polisi.
Peristiwa ini terjadi pada bulan September 2023 lalu. Namun, kasusnya baru dilaporkan oleh orang tua korban kepada polisi.
Kasatreskrim Polres Takalar Iptu Asnawi mengatakan pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi. Termasuk korban dan teman dari pelaku.
Namun, saat ini pelaku belum diamankan. Ia masih bebas berkeliaran.
Asnawi mengatakan pihaknya sudah dua kali melayangkan surat panggilan ke terduga pelaku untuk mengklarifikasi laporan tersebut. Namun, pelaku selalu mangkir.
"Belum (diamankan). Kami sudah dua kali memanggil yang bersangkutan tapi mangkir," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu, 22 November 2023.
Asnawi menegaskan akan bertindak tegas jika pelaku mangkir lagi. Ia akan dijemput paksa.
"Kita pasti kejar. Sudah naik (tahap) sidik," tegasnya.
Dari hasil penyelidikan polisi diketahui peristiwa ini bermula saat pelaku mengajak korban dan tiga orang temannya untuk berpesta minuman keras di sebuah ruko. Disitulah awal pemerkosaan tersebut terjadi.
"Korban dijemput dan diajak ke sebuah ruko untuk pesta miras," ungkapnya.
Namun, setelah mabuk, pelaku menyuruh tiga orang temannya untuk keluar. Tinggal pelaku dan korban yang ada di ruangan tersebut.
Korban yang masih duduk di bangku SMP itu kemudian disetubuhi. Belakangan orang tua korban mengetahui kejadian itu dan melaporkannya.
Namun korban berkilah jika mereka melakukan atas dasar suka sama suka, tanpa dipaksa. Kata Asnawi, polisi tetap mengusut laporan tersebut karena korban masih di bawah umur.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Gubernur Sulsel Bawa Pulang Insentif Miliaran Rupiah
-
JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati Parigi Moutong Terkait Tambang Emas
-
Antrean BBM Mengular di Kendari, Pertamina Tambah Pasokan Hingga 59 Persen
-
Gaji PPPK Aman! Mendagri Tito Pastikan Tak Ada Honorer Dirumahkan
-
PERADI Profesional dan Unhas Siapkan PPA, Target Lahirkan Advokat Beretika