SuaraSulsel.id - Kisah pilu dialami Kristina (20 tahun), calon mahasiswa baru Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah. Ia dianiaya kerabatnya karena tidak lulus Program Studi Akuntansi.
Kristina bercerita, ia dijanjikan akan dibiayai kuliah oleh keluarga. Ia kemudian diminta untuk mendaftar di Universitas Tadulako, Palu.
Pada pilihan pertamanya, ia memilih program studi Akuntansi. Kemudian pilihan keduanya Sosiologi.
Saat pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau SNBT, Kristina hanya lolos di pilihan kedua.
"Itu alasan tante saya marah. Karena tidak sesuai dengan harapannya. Dia mau saya lulus di akuntansi tapi kalah," ujarnya.
Kisah Kristina viral di media sosial setelah diupload di akun Tiktok @istin040. Video itu bahkan sudah ditonton hingga 11 juta kali.
Dalam video terlihat Kristina sempat dicaci sebelum dipukul oleh tante dan sepupunya. Karena ketakutan, ia terpaksa kabur dari rumah kerabatnya dan balik ke Toraja dengan uang secukupnya.
"Saya takut dipukul lagi jadi saya pergi tengah malam dari rumah. Mereka yang panggil saya ke (Toraja) katanya untuk biayai kuliah tapi mereka yang kasih begini saya," tuturnya.
Lahir dari keluarga kurang mampu membuat Kristina awalnya sangat senang ketika ditawari dan akan dibiayai kuliah oleh sepupunya.
Baca Juga: Skor UTBK Sudah Keluar, Simak Biaya Kuliah di UI, UGM, ITB, dan IPB
Namun, ia tidak menyangka nasibnya akan berujung menyedihkan. Hanya karena tidak lulus di jurusan akuntansi.
Kristina mengaku kini sangat sedih. Ia tidak bisa melanjutkan mimpinya untuk kuliah seperti harapan orang tuanya.
Walau demikian, Kristina bilang tidak akan membawa kasus ini ke jalur hukum. Ia memaafkan dan memilih akan menetap di Toraja, Sulawesi Selatan bersama orang tuanya.
"Tidak, saya tidak akan laporkan. Saya juga dari keluarga sederhana, tidak punya (uang) kalau mau urus," ujarnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Ditolak KUA, Ayah Tetap Nikahkan Anak di Bawah Umur dengan Pria 71 Tahun di Luwu
-
Sempat Viral Pelajar SD Terpencil di Sulteng Berenang ke Sekolah, Kini Jembatan Dibangun
-
203.320 Jemaah Haji 2026 Peroleh Banknotes SAR 750 dari BRI untuk Dibelanjakan di Tanah Suci
-
Promo BRI Cicil Emas: Cashback Rp200 Ribu untuk 305 Nasabah
-
Beda Usia 53 Tahun, Pernikahan Haji Buhari Dengan Anak 18 Tahun Disorot Publik