SuaraSulsel.id - Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Lando K Sambolangi mengatakan, polisi telah mengamankan 6 orang yang diduga terlibat dalam aksi tawuran di Kampus Unhas.
Mengutip portalmedia.id -- jaringan Suara.com, mereka diamankan di beberapa wilayah di Kota Makassar, pada Sabtu (18/3/2023). Berinisial YP (20), Y (20), MF (19), MI (21), dan MFI (20). Kelimanya masih berstatus sebagai mahasiswa aktif. Selain itu, polisi juga mengamankan seorang petugas kebersihan berinisial A (20).
"Benar ada diamankan sebanyak 6 orang. Mereka yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap seorang mahasiswa," kata Lando kepada Portalmedia, Minggu (19/3/2023).
Untuk diketahui, dua mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan dan Fakultas Peternakan Unhas Makassar terlibat bentrok pada Kamis (16/3/2023).
Aksi itu pun berlanjut pada Jumat (17/3/2023), hingga satu orang mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan dikeroyok. Sehingga harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit.
"Diamankannya setelah adanya penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa yang menyerang ke kampus Fakultas Perikanan kemudian beberapa mahasiswa dari Fakultas Perikanan lari keluar dari gedung, lalu korban ditemukan oleh pelaku dan dianiaya secara bersama-sama," ucap Lando.
Lando mengungkapkan, aksi pengeroyokan itu sempat juga terekam kamera amatir oleh warga hingga viral di berbagai platform media sosial.
Korban pengeroyokan diketahui bernama Fadel Azka Pratama (23), ia menderita luka di bagian kepala dan tangannya.
Hingga saat ini polisi masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pelaku yang diamankan.
Baca Juga: Mahasiswa Salah Jurusan, Masih Bisa Berkembang?
Sebelumnya diberitakan, Dua Fakultas di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dikabarkan terlibat saling serang di dalam kawasan kampus, pada Kamis (16/3/2023) petang lalu.
Bentrokan itu melibatkan antar dua Fakultas yakni Fakultas Peternakan dan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan.
Dalam video yang beredar terlihat puluhan mahasiswa almamater merah itu berlarian di depan sebuah gedung. Ada yang menggunakan helm hingga penutup wajah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Beredar Surat 'Bebas' Kasat Narkoba Toraja Utara, Propam Polda Sulsel Buka Suara
-
Perempuan di Makassar Bakar Diri atau Dibakar? Ini Jawaban Kapolsek Manggala
-
Tragedi di Makassar: Kekasih Diduga Siram Bensin, Perempuan Ini Kritis Akibat Luka Bakar
-
Wali Kota Khawatir Generasi Muda Mulai Malu Pakai Bahasa Makassar
-
Komnas HAM Desak Polri Stop Kultur Kekerasan di Asrama