SuaraSulsel.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan akan menyiapkan Gerakan Pangan Murah (GPM).
Langkah ini sebagai upaya menekan inflasi atau kenaikan harga kebutuhan bahan pokok menjelang bulan suci ramadhan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pemprov Sulsel Kemal Redindo Syahrul Putra mengatakan, gerakan pangan murah akan menyediakan beragam bahan kebutuhan pokok. Seperti minyak, gula, beras, dan lainnya.
Ia menjelaskan sesuai kebiasaan, harga kebutuhan bahan pokok cenderung naik di bulan ramadhan dan hari raya idul fitri.
Hal tersebut disebabkan karena permintaan barang yang sangat meningkat.
"Ini terjadi karena kebutuhan masyarakat meningkat. Gerakan pangan murah akan digelar di Kabupaten Enrekang, Soppeng dan Luwu Utara," ujar Redindo, Jumat 17 Maret 2023.
Gerakan pangan murah akan dimulai tanggal 20-21 Maret secara serentak di tiga kabupaten. Pemerintah memastikan harganya lebih murah dari harga di pasaran.
"Jadi bisa mempermudah warga mendapatkan kebutuhan pokok yang lebih murah dibanding harga pasar. Ini juga salah satu cara bagaimana menekan inflasi di Sulawesi Selatan sesuai arahan Presiden," ucapnya.
Selain menyediakan pangan murah, Pemprov Sulsel bersama Satgas pangan juga akan menggelar operasi pasar di Kabupaten Sidrap dan Soppeng.
Baca Juga: 3 Wisata Terbaik di Kabupaten Bandung Barat Cocok untuk Liburan Munggahan Jelang Puasa Ramadhan 2023
Kata Redindo, sejumlah komoditas saat ini sudah mengalami kenaikan. Seperti beras, bawang dan cabai.
Kendati demikian, Pemprov Sulawesi Selatan memastikan persediaan sembilan bahan pokok di bulan ramadan dan lebaran dalam kondisi aman.
"Cabai rawit yang paling tinggi kenaikannya sampai Rp60.000 per kilogram karena permintaannya banyak," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bawa Bubur Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bangun Usaha Bersama Dukungan BRI
-
Antrean BBM Makin Panjang, Wali Kota Makassar Datangi Pertamina: Tolong Cari Jalan Keluar!
-
Antrean Panjang BBM di Bone Picu Keributan: Adu Jotos, Ada yang Bawa Badik
-
Antre 7 Jam Demi Pertalite, Ojol di Makassar: Kami Butuh, Bukan Panic Buying
-
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring