Perwira polisi itu menjelaskan, terduga pelaku penganiayaan yakni AF yang telah diamankan pihaknya bukan merupakan anak anggota polri. Ridwan menegaskan AF selama ini belum diamankan lantaran masih menjalani perawatan di RS akibat efek miras oplosan tersebut.
"Sehubungan dengan viralnya ada anak oknum polisi yang diduga melakukan penganiayaan itu hoaks. Bahwa orang tua AF (terduga pelaku) pekerjaannya wiraswasta merangkap RT," tukasnya.
Alasan Penganiayaan Karena Tak Ingin Ditikam
Sementara ayah AF yakni Dani (54 tahun) mengungkap kekecewaannya terhadap beberapa informasi yang beredar. Bahwa putranya dituding kabur. Nyatanya selama ini putranya itu sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
"Dirawat di rumah sakit, kemarin dia keluar. Sebenarnya, belum bisa keluar, dokter bilang masih lanjut ini, masih mau diperiksa. Tapi karena ada panggilan (Polisi) langsung saya bawa ke sini," ungkap Dani saat ditemui wartawan di Mapolrestabes Makassar.
Dani juga mengungkapkan bahwa dirinya bukanlah seorang anggota Polri, seperti yang beredar luas di berbagai platform media sosial.
"Saya tidak tahu apa-apa, ada yang kasih masuk di instagram, bilang diburu keluargaku. Makanya saya bilang, kita ini diintimidasi. Saya bukan polisi, Saya tidak tahu siapa yang punya kost. Temannya kost di situ, di situ semua minum. Ada lebih sepuluh orang," kata Dani.
Pria yang kesehariannya bekerja sebagai wiraswasta ini mengungkapkan bahwa aksi penganiayaan yang dilakukan putranya yakni AF itu berawal saat AA melakukan pengancaman dengan sebilah badik.
Saat itu AA dalam keadaan mabuk berat usai pesta miras oplosan, saat hendak dibangunkan oleh AF, AA marah dan langsung menghunuskan badik ke arah AF. Merasa terancam AF pun melawan dengan memukul AA.
Baca Juga: Kasatreskrim: Orang Tua Pelaku yang Cekoki Pelajar Dengan Miras Bukan Polisi
"Jadi, karena mabok mi toh akhirnya dia pukul, keras, pasti itu terbentur. Karena saya tanya anakku ini katanya dia mau ditikam badik jadi melawan," katanya.
Untuk saat ini, AF pun masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolrestabes Makassar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Operasi Tumor Otak Lewat Kelopak Mata? RSUD Labuang Baji Cetak Sejarah Baru
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Peringatan Keras Jusuf Kalla untuk Ekonomi RI : Sentil Kebijakan, Utang hingga Perubahan Iklim
-
22 Vespa Kesayangan Ludes Terbakar di KM Mutiara Sentosa II